BerandaTechno
Sabtu, 14 Sep 2018 17:24

Google "Ogah" Terima Iklan Politik pada Pemilu 2019

Ruang kerja kantor Google Indonesia. (Qerja.com)

Google menegaskan nggak bakal menerima iklan politik untuk Pemilu 2019 di Indonesia.

Inibaru.id – Tahun politik ada di depan mata. Rakyat Indonesia sudah bersiap untuk melakukan pesta demokrasi pada 2019 mendatang. Begitu pun para pasangan calon, partai pendukung, dan tim sukses  masing-masing.

Pada tahun politik nanti, para pasangan calon bakal memanfaatkan semua media untuk berkampanye termasuk di jagat maya. Sayang, mereka nggak bisa memasang iklan di AdSense untuk berkampanye.

Sebagai informasi, iklan yang ada di AdSense bisa didistribusikan kepada target audience yang dituju si pembuat iklan. Mereka bisa memilih audience mana yang akan dituju dengan mengandalkan data yang dihimpun Google seperti data pengguna meliputi data demografis, rentang usia, domisili, bahkan jenis barang yang belakangan dicari di internet.

Google selaku pemilik platform iklan AdSense menyatakan mereka nggak akan menerima iklan politik apapun. Hal ini diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di sela-sela gelaran Grand Launching Go-Viet di Hanoi, Vietnam pada Rabu (12/9).

Sebelum datang ke acara, Rudiantara sempat bertemu dengan Presiden Google Asia Pasifik Karim Temsamani dan membicarakan hal ini.

"Ini adalah kebijakan dari Google yang diambil untuk tidak masuk ranah politik, dengan tidak menerima iklan politik. Saya mengapresiasi apa yang dilakukan Google," ujar Rudiantara.

Dengan begitu, nantinya iklan Google di Indonesia bakal terbebas dari unsur politik. Berita bodong di dunia maya pun diharapkan bisa berkurang dengan langkah ini.

Kebijakan ini nggak hanya diterapkan pada Pemilu 2019. Pada Pemilu 2014 lalu, Google juga menerapkan kebijakan yang sama.

Nah, Google sudah menyatakan sikapnya nih, Millens. Sekarang tinggal kamu yang harus pandai menyaring informasi dari internet untuk keperluan Pemilu nanti. (MG14/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: