BerandaTechno
Kamis, 2 Agu 2017 08:24

Gagas Lem Bedah Kebocoran Jantung, Lima Mahasiswa Unair Gunakan Lendir Ini

surgical glue (Foto: http://www.shebanails.com)

Inovasi baru, Lima mahasiswa S1 Teknobiomedik Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga (UNAIR) temukan lem operasi (surgical glue) dari lender siput sebagai solusi atasi kebocoran jantung pada bayi.

Inibaru.id - Sains adalah dunia yang terus berkembang. Berbagai penelitian terus dilakukan guna kebaikan umat manusia. Mahasiswa, yang digadang sebagai agen perubahan, menjadi garda terdepan dalam penelitian-penelitian itu, tak terkecuali mahasiswa Indonesia.

Lima mahasiswa S1 Teknobiomedik Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, berhasil menemukan lem operasi (surgical glue) sebagai solusi untuk mengatasi kebocoran jantung pada bayi. Yang unik, terobosan inovatif ini terbuat dari lendir siput (Achatina sp).

Di Indonesia, lendir siput bukanlah bahan asing dalam pengobatan. Masyarakat dahulu acap menggunakan lendir ini sebagai salep gatal atau pengobatan luar lain. Bahan ini juga terhitung gampang ditemukan di negeri ini

Dinukil dari Beritagar.id sebagaimana dilansir dari situs resmi UNAIR, lem ini diciptakan sebagai alternatif, dan bahkan pengganti, jahitan atau staples seusai operasi kebocoran jantung.

Baca juga:
Beginilah Giroskop Militer Dari Serat Optik Buatan Anak Indonesia
Instagram Stories Indonesia Dua Kali Lebih Panjang dari Pengguna Dunia

Ketika melakukan tindakan operasi, dokter acap dihadapkan dengan berbagai macam cara untuk menyembuhkan kebocoran jantung, misalnya melalui sutures (jahitan) dan staples.

Namun, penggunaan metode ini seringkali menimbulkan berbagai permasalahan lain lantaran keduanya memakan waktu cukup lama untuk penyembuhan, menyebabkan luka pada jaringan di sekitarnya, serta tidak tahan air.

Dari sinilah kelima mahasiswa yang terdiri dari Hana Zahra Aisyah, Putri Nurfriana Ramadhani, Putri Desyntasari, Diana Fitri, dan Juliani Nurazizah Setiadiputri mencoba berinovasi, melalui Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian Eksakta (PKMPE).

Penyakit jantung bocor sendiri selama ini sering terjadi pada anak. Kondisi ini merupakan abnormalitas struktur makroskopis jantung atau pembuluh darah besar intratoraks yang mempunyai fungsi penting.

Penyebab abnormalitas jantung bawaan dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya karena berbagai macam jenis obat yang dikonsumsi ibu saat hamil, penyakit dari sang ibu, paparan sinar rontgen, dan juga penyakit genetik lainnya.

Ketua tim, Juliani, kepada Detikcom (18/7) menjelaskan, usai tindakan pembedahan, pada bagian dinding jantung yang robek diberikan surgical glue agar jaringannya menyatu kembali dan tidak ada cairan dari luar jantung yang masuk ke dalam jantung tersebut.

Baca juga:
Listrik dari Pohon Kedondong, Bagaimana Bisa?
Horee! Indonesia Kini Miliki Email Sendiri

“Sebenarnya inovasi lem operasi untuk pasien jantung bocor bukanlah hal baru. Sudah ada penelitian di AS, tapi hanya sampai tingkat polimer saja,” ungkap dia.

Nah, dari situlah Juliani dan tim mencoba mengembangkan lem dari polimer tersebut dengan menambahkan lendir siput agar lem memiliki sifat antibakteri, tingkat kerekatan yang tinggi, sekaligus antiair.

“Kami yakin keberhasilan temuan ini mencapai 90 persen, tapi harus ada tahap uji coba hewan dan uji klinis (manusia) terlebih dahulu,” tandasnya. (GIL/IB)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: