BerandaTechno
Sabtu, 25 Mei 2018 18:32

Diduga Mengambil Data Pengguna Iphone, Google Dimejahijaukan

Google (youtube.com)

Setelah Facebook, kini Google tersandung masalah data pengguna. Google harus berurusan dengan pengguna Iphone setelah dituduh mengambil data.

Inibaru.id – Sebuah organisasi bernama Google You Owe Us menuntut Google atas pengumpulan data pribadi secara ilegal. Organisasi yang mengklaim mewakili 4,4 juta pengguna Iphone itu menyebut data yang diambil Google meliputi ras atau etnis, kesehatan fisik dan mental, afiliasi politik, jenis kelamin, dan kelas sosial. Atas alasan itu pula, Google You Owe Us menuntut ganti rugi sebesar 3,2 miliar paun atau sekitar Rp 60,7 triliun.

Selain persoalan tersebut, perusahaan asal Amerika Serikat ini juga diduga mengambil data tentang kondisi finansial, orientasi seksual, kebiasaan belanja daring, hingga lokasi geografis pengguna. Data tersebut diduga diambil melalui peramban Safari sekitar Agustus 2011 dan Februari 2012 silam seperti ditulis Kompas.com, Jumat (25/5/2018).

Direktur Google You Owe Us Richard Lloyd meyakini tindakan yang dilakukan Google tersebut melanggar hukum.

“Tindakan mereka telah berimbas pada jutaan orang di Inggris dan Wales, dan kami akan meminta hakim untuk memastikan mereka bertanggung jawab di pengadilan kami,” jelas eks karyawan Google ini.

Menanggapi tuntutan tersebut, Google melalui perwakilan mereka Anthony White mengatakan Llyod nggak bersungguh-sungguh mencari kompensasi untuk pengguna. Menurutnya, klaim Llyod hanya mengejar kampanye untuk akuntabilitas dan retribusi terhadap perusahaan.

“Pengadilan seharusnya tidak mengizinkan satu orang untuk mengooptasi hak perlindungan jutaan orang dengan tujuan untuk kampanye pribadi,” tutur White.

Selain White, tuntutan Llyod mengundang Direktur Komunikasi Google Inggris Tom Price untuk berkomentar. Price menekankan, perusahaannya menjunjung tinggi privasi dan keamanan pengguna sehingga pengadilan nggak seharusnya mendengarkan kasus ini seperti ditulis Theguardian.com, Senin (21/5).

Kendati demikian, masalah ini tetap melaju ke meja hijau, Millens. Sidang dengar pendapat kasus pengumpulan data ilegal yang dituduhkan ke Google ini telah digelar pada hari Senin (21/5) hingga Selasa (22/5) lalu di London, Inggris.

Waduh, semakin banyak perusahaan elektronik yang diduga mencuri data pengguna nih. Nah, ada baiknya kalau sobat Millens lebih berhati-hati memasukkan data pribadi ke aplikasi supaya tidak menyesal di kemudian hari. (IB15/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: