BerandaPasar
Kamis, 27 Sep 2017 14:33

Energi Panas Bumi Dasar Laut Indonesia Jadi yang Terbesar di Dunia

Uji coba (sea trial) Kapal Riset Geomarin III di Selat Sunda, belum lama ini. Kapal tersebut akan digunakan untuk melakukan survei potensi OTEC di Indonesia. (Kementerian ESDM)

Indonesia menjadi negara dengan potensi panas bumi dasar laut (OTEC) terbesar di dunia. Energi ini menjadi sumber alternatif yang menjanjikan untuk dikembangkan pada masa mendatang.

Inibaru.id – Nusantara sungguh kaya. Potensi sumber daya alam negeri ini seakan-akan tak pernah habis. Tiada tara sumber yang bisa digali dari negara kepulauan terbesar dunia ini. Satu potensi di antaranya adalah cadangan panas bumi dasar laut (Ocean Thermal Energy Conversion/OTEC).

Sebagaimana dilansir dari Beritasatu, cadangan panas bumi dasar laut Indonesia bahkan menjadi yang terbesar di seantero Bumi. Potensi ini menjadi sumber energi alternatif yang menjanjikan untuk dikembangkan pada masa mendatang.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (PPPGL) Badan Litbang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ediar Usman, mengatakan, OTEC merupakan bagian dari energi baru terbarukan. Energi ini bersumber dari perbedaan temperatur air laut yang bisa dengan mudah ditemukan di perairan laut tropis.

Baca juga: PLTB Sidrap, Era Baru Pembangkit Listrik Energi Terbarukan di Indonesia

Potensi OTEC di Indonesia, ungkapnya, tersebar di pantai barat Sumatera, selatan Jawa, Sulawesi, Maluku Utara, Bali, dan Lembata (NTT). Hal itu diungkapkan Usman pada pelaksanaan uji coba (sea trial) Kapal Riset Geomarin III di Selat Sunda, belum lama ini.

"PPPGL telah melakukan kajian dan penelitian potensi OTEC di 17 lokasi sebesar 41 GW," kata dia.

Sea trial tersebut, jelasnya, merupakan persiapan pelaksanaan penelitian identifikasi cekungan sedimenter untuk mendukung penyiapan wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi (Migas) Perairan Arafura (Papua) dan OTEC  di perairan Lembata (NTT).

"Potensi energi panas laut di perairan Indonesia diprediksi menghasilkan daya sekitar 240.000 MW. Indonesia bagian timur memiliki perbedaan suhu lebih besar dari bagian barat," ulasnya.

Pihaknya juga mengungkapkan, pemanfaatan OTEC akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat di sekitarnya.

"Energi ini bernilai ekonomi lebih tinggi dibanding sumber energi lainnya. Energi ini menghasilkan listrik dan air murni akibat penguapan air laut,” paparnya.

Baca juga: Indonesia Juara Satu Asia Bikin Kereta Api

Ia mencontohkan, pembangkit listrik (PL) OTEC berskala kecil telah berdiri di Kumejima (Jepang) dan Hawaii. PL OTEC berkapasitas 10 megawatt (MW) juga tengah dibangun di Tiongkok, Korea Selatan, dan India.

Menyikapi hal ini, Usman menambahkan, PPPGL telah merancang langkah strategis dalam riset OTEC, terutama menentukan lokasi prospektif di seluruh Indonesia yang menjadi dasar investasi energi tersebut.

Langkah tersebut, terangnya, meliputi survei potensi regional dan rinci, teknis dan ekonomis, serta survei potensi di Bali Utara dan Lembata menggunakan Geomarin III pada 2017, kemudian akan dilanjutkan prastudi kelayakan dan studi kelayakan pada 2018 mendatang.

"Juga termasuk di dalamnya kajian aspek teknis dan ilmiah lainnya, termasuk sosial, budaya, dan ekonomi, dan pemilihan lokasi pilot project di Indonesia," tandas dia. (GIL/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: