BerandaPasar Kreatif
Kamis, 11 Mar 2020 15:05

Peran Penting Toko Grafiti di Suatu Kota

Toko grafiti Drips and Drops. (Inibaru.id/ Audrian F)

Toko grafiti memiliki peran penting di suatu kota. Selain dari segi produktifitas, toko grafiti bisa juga jadi gerbang masuk sponsor.<br>

Inibaru.id - Dalam menggambar grafiti ternyata diperlukan sejumlah alat yang nggak bisa dibeli di toko-toko umum. Mungkin bisa saja membeli kaleng semprotnya di toko bangunan, namun kaleng tersebut belum sesuai kebutuhan.

Itulah kenapa perlu adanya toko khusus grafiti yang menjual berbagai kebutuhan untuk menunjang kegiatan menggambar seni tulisan yang medianya adalah tembok tersebut. Di Kota Semarang, terdapat dua toko grafiti, yakni “Drips and Drops” dan “Reload Graffiti Supply”.

Toko grafiti Drips and Drops lebih banyak menjual merchandise. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

Neyra Ardhi Affandi, pemilik Reload Graffti Supply saat ditemui di tokonya pada Kamis (6/3) membeberkan kalau kedua toko tersebut saling melengkapi untuk memenuhi kebutuhan para penggiat grafiti di Kota Semarang.

“Kalau Drips and Drops itu, mereka lebih menjual merchandise. Mungkin ada juga kaleng cat semprot dan tools-nya. Namun kalau mau lebih komplit ya di toko saya ini. Kalau di sini memang khusus menjual tools,” ujar Neyra.

Selain itu, toko grafiti nggak sekadar tempat jualan saja. Namun juga sebagai lokasi kumpul writer grafiti di Kota Semarang. Kalau masalah ini, Drips and Drops jadi favorit berkumpul karena lokasinya berada di tengah kota, yakni di Jalan Wonodri Krajan, Kota Semarang.

“Sebaliknya, teman-teman dari luar kota kayak Kendal, Ungaran, Salatiga, Demak kalau distribusi kaleng ya datangnya ke sini karena lokasinya dekat dengan daerah mereka,” tambah Neyra. Kalau Reload lokasinya berada di Jalan Dewi Sartika, Gunungpati, Kota Semarang.

Toko grafiti Reload Graffiti Supply. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

Neyra juga mengenang, sebelum adanya toko grafiti, writer cenderung kesulitan dalam mencari perlengkapan. Harganya bisa dibilang lebih mahal karena harus pesan dari luar kota atau menggunakan cat dari toko bangunan yang warnanya belum variatif.

Setiap kaleng cat semprot memiliki karakteristik warna dan kualitas yang berbeda. Harga tentu saja yang menyekat perbedaan-perbedaan tersebut. Semakin mahal kaleng, semakin bagus juga kualitasnya.

Kaleng cat semprot grafiti dari berbagai merk dan harga. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

Neyra menjelaskan untuk kaleng merk pilox itu sekitar Rp 25 ribu. Banyak cat tembok rumahan yang mengeluarkan produk cat khusus grafiti. Seperti Deton dan Profan harganya berkisar Rp 38 ribu. Kalau merek lokal kualitas hampir impor yaitu Rhema, harganya Rp 50 ribu. Sementara merek-merek impor bisa mencapai Rp 75 ribu hingga ratusan ribu.

“Kalau yang paling banyak dibeli itu merek Zebra seharga Rp 23 ribu. Itu harganya terjangkau. Kalau buat pemula sudah cukup banget,” jelas Neyra

Toko grafiti memiliki pengaruh besar bagi skena grafiti di sebuah kota, antara lain untuk produktivitas dan perkembangan seni ini. Neyra mengungkapkan, banyak orang datang jauh-jauh ke Semarang untuk membeli perlengkapan grafiti karena nggak ada toko serupa di kotanya.

“Toko grafiti penting terutama untuk masuknya sponsor. Sponsor kan pasti orientasinya, bikin event terus jual produk. Nah pasti tempatnya di toko grafiti,” tandasnya.

Toko grafiti bisa jadi gerbang masuknya sponsor. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

Toko Reload Graffiti Supply juga menjual perkakas grafiti lain seperti, masker, marker kosongan, tinta, caps kaleng, sarung tangan, cat untuk blok tembok yang kotor dan lain-lain.

Hm, kalau di kotamu ada toko grafiti nggak, Millens? (Audrian F/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Ternyata Bumi Kita Nggak Seburuk Itu, Simak Kabar Baik Pemulihan Alam Belakangan Ini!

21 Jan 2026

Kata Pakar Soal Makanan yang Bisa Bertahan Lebih dari 12 Jam

22 Jan 2026

Apakah Indonesia Sudah Memasuki Puncak Musim Hujan?

22 Jan 2026

Tradisi Unik jelang Ramadan; Nyadran 'Gulai Kambing' di Ngijo Semarang

22 Jan 2026

Bukan Cuma Rokok, Tekanan Finansial Juga Jadi Ancaman Serius buat Jantung

22 Jan 2026

Pantura 'Remuk' Pasca-Banjir, Pemprov Jateng Mulai Hitung Kerugian dan Siapkan Strategi Baru

22 Jan 2026

Menurut PBB, Dunia Sudah Memasuki Fase Kebangkrutan Air Global!

23 Jan 2026

Waktu-waktu Terburuk untuk Liburan ke Jepang pada 2026

23 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: