BerandaPasar Kreatif
Jumat, 26 Jul 2018 12:00

Mengulik Keuntungan dari Bisnis Jasa Titip

Bisnis jasa titip. (fashiontranslated.com)

Di era millenial, media sosial memegang peranan yang penting bagi banyak orang, termasuk untuk urusan jual-beli barang. Di Instagram, akun-akun jasa titip barang pun berkembang. Sebenarnya, seberapa menjanjikannya keuntungan dari bisnis ini?

Inibaru.id – Banyaknya artis yang membuka bisnis kuliner berupa kue-kue kekinian beberapa waktu lalu rupanya memunculkan peluang bisnis lain. Peluang bisnis tersebut adalah jasa titip.

Di Instagram, puluhan akun jasa titip sering memanfaatkan momen untuk mengeruk keuntungan dari produk yang sedang tren atau mendapat diskon di mal. Soal tarif pun mereka bersaing. Sebenarnya, seberapa untungnya bisnis jasa titip ini?

Elna Rusmiyanti adalah salah satu perempuan yang menggeluti bisnis jasa titip sejak setahun yang lalu. Lulusan S1 Manajemen STIE Widya Wiwaha Yogyakarta ini memulai bisnisnya bersamaan dengan meningkatnya permintaan terhadap kue-kue kekinian di Surabaya.

Namun, seiring berjalannya waktu, kue-kue tersebut semakin jarang diminati dan membuatnya berhenti sesaat. Elna baru aktif kembali pada Mei tahun ini dengan membuka jasa titip beberapa jenama terkenal yang ada di mal-mal di Surabaya.

Elna mengatakan, semula dia membeli kue untuk dimakan sendiri. Kemudian ada teman di kampung yang berminat nitip untuk dikirim ke Solo. Akhirnya muncul ide untuk membuka jasa titip, apalagi saat itu (kue kekinian) sedang gencar-gencarnya promosi dan lokasi tinggalnya juga sangat memungkinkan untuk membeli titipan itu di toko.

"Berangkat kerja pukul 07.00 saya mampir ke toko kue, pas jam istirahat kantor baru saya kirim ke gerai jasa pengiriman terdekat,” tuturnya.

Karena tren kue kekinian telah berlalu, kini dia membuka jasa titip untuk membelikan sepatu, tas, baju, hingga aksesori impor. Untuk setiap barang, dia mematok tarif sebesar Rp 10.000-25.000. Elna mengaku tarif ini telah disesuaikan dengan para pebisnis jasa titip lainnya supaya nggak kalah saing.

“Itu juga tergantung dengan jarak tempuh ke mal. Semakin jauh ya semakin mahal,” tambah perempuan kelahiran Blora, 15 Maret 1993 ini.

Untung Besar

Dari bisnis ini, Elna bisa meraup untung sebesar Rp 1 juta-2,5 juta per minggu. Menurutnya, bisnis jasa titip bisa dijadikan penghasilan utama kalau pelakunya rajin ke mal untuk memanfaatkan promo. Dibantu sang suami, Elna biasa mengirim barang-barang titipan teman, kerabat, atau pengecer di berbagai daerah seperti Tulungagung, Kediri, Purwokerto, hingga Samarinda.

Selain Elna, ada pula Anisah Chamalia. Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Diponegoro Semarang ini menjalankan bisnis jasa titip bersama seorang temannya sejak Oktober 2017. Dia sering mendapat permintaan untuk mengirim makanan ke orang yang sedang sakit atau pasangan yang sedang menjalani LDR. Wah, nyambi jadi kurir, nih!

Dengan mematok tarif sebesar Rp 15 ribu per barang, Anisah rata-rata memperoleh penghasilan Rp 75 ribu per hari. Pengguna jasanya yang terjauh berasal dari Jakarta.

“Beberapa kali ada juga pesanan dari Semarang, tapi bukan dari teman sekampus,” ujar gadis kelahiran 17 Maret 1998 ini.

Senada dengan Elna, kalau pengin memperoleh penghasilan maksimal dari jasa titip, Anisah menyarankan pelaku bisnis ini untuk aktif mengikuti tren.

Hayo, tertarik membuka bisnis jasa titip? Eh, atau justru mau menggunakan jasa titip Elna dan Anisah? Kalau mau, kamu bisa menghubungi Elna di nomor 085649269694 dan Anisah di nomor 081391181505. Happy shopping, Milens! (Artika Sari/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: