BerandaPasar Kreatif
Rabu, 16 Apr 2019 10:21

Mengingat Kuliner Masa Kecil, Menyambangi Pabrik Limun Oriental

Pabrik Limun Oriental Cap Nyonya. (Discoverpekalongan)

Dulu, ada satu minuman bersoda yang begitu diminati generasi milenial zaman SD. Saat jam istirahat tiba, limun selalu di tangan kanan, berpadu dengan gorengan di tangan kiri. Ingat? Ya, hingga kini, minuman itu masih ada, lo!

Inibaru.id – Limun, adakah generasi milenial yang melewatkannya? Saat ini minuman tersebut mungkin sudah nggak lagi dikenal. Namun, pada zamannya, softdrink zadul ini begitu familiar dengan anak SD.

Yap, limun biasa dijual di depan sekolah dalam bentuk botol-botol, lalu dituang ke kantong plastik yang diberi batu es saat kita meminatinya. Ingat? Di Pekalongan, minuman itu masih eksis hingga kini.

Limun Oriental Cap Nyonya namanya. Warga Pekalongan menyebutnya banyu londo atau softdrink peranakan. Saat ini, pamornya memang nggak sepopuler minuman bersoda modern. Padahal, limun oriental punya rasa yang nggak kalah segar, lo.

Produk Limun Oriental Cap Nyonya dari Pekalongan. (Local Guides Connect)

Beralamat di Jalan Rajawali Utara Nomor 15, berdirilah pabrik Limun Oriental Cap Nyonya. Di Indonesia, konon cuma beberapa merek saja yang bertahan seiring dengan kerasnya gempuran softdrink modern, salah satunya Cap Nyonya.

Masuk ke dalam pabrik tersebut serasa memasuki zona waktu yang berbeda. Kamu akan dibawa ke masa lalu lantaran bangunan ini berarsitektur zaman kolonial.

Kalau kamu pengin berwisata edukasi, pabrik ini bisa jadi pilihanmu, lo. Di sana, kamu bisa menyaksikan bagaimana proses pembuatan limun.

Proses pembuatan limun. (Catatanbackpacker)

Mangga, nanas, sirsak, kopi moka, lemon, dan jeruk menjadi varian rasa yang ditawarkan di sana. Pengin mencicipinya? Harga minuman ini murah kok. Sebotol limun oriental dihargai Rp 6.000 saja. Wah, bisa buat oleh-oleh orang rumah nih.

Eh, kamu kapan berkunjung ke pabrik Limun Oriental Cap Nyonya? Mau sendiri atau bersama keluarga ya nggak masalah. Yuk, kita bernostalgia bersama! (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: