BerandaPasar Kreatif
Jumat, 7 Jun 2018 08:00

Mantap! Bisnis Mainan, Omzet Miliaran

mainan anak berbahan dasar kayu. (mainaneduka.com)

Berawal dari membuat mainan kayu untuk anaknya, lelaki bernama Sholahudin Fuadi itu kini jadi miliarder sukses. Produk-produk buatannya kini diekspor ke luar negeri lo.

Inibaru.id – Usaha Haula Toys tersebut telah dirintis pasangan suami istri Fuad dan mitra kerjanya beberapa tahun silam. Mereka memproduksi berbagai macam mainan edukasi anak, mulai dari mainan berbentuk goemetri, puzzle, mainan bongkar pasang dan yang lainnya. Mainan-mainan tersebut terbuat dari kayu yang berkualitas dan ramah anak.

Dengan strategi pemasaran yang tepat, Fuad berhasil menembus pasar global. Diakuinya, sudah lebih dari 8 kontainer berhasil diekspor ke berbagai negara di Eropa seperti Inggris, Austria, dan Jerman. Omzet yang didapat pun fantastis, yaitu sekitar Rp 6 miliar. Wow!

Keberhasilan itu nggak diraih secara cuma-cuma, Millens. Ditulis Sobatjogja.com, Fuad harus berkali-kali mencoba dan memutar otak agar usahanya berjalan. Dia mencari tahu berbagai macam cara pemasaran dan mencoba mempraktikkannya. Beberapa pameran dan kerja sama dia lakukan hingga akhirnya mainan buatannya dikenal banyak orang.

Boneka Barbie Muslim produksi Haula Toys. (nihdia.com)

Kemudian, Fuad menjajal memasarkan mainannya di pasar global melalui internet. Dia menggunakan market place skala global agar produknya bisa dikenal di manca negara. Namun, untuk bisa melakukan hal itu ada banyak yang dipersiapkan oleh Fuad. Karena minimnya pengalaman di dunia marketing, nggak jarang Fuad juga harus menghadiri berbagai macam seminar pemasaran.

Hanya butuh waktu satu setengah tahun, dirinya memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan lamanya sebagai supervisor dan memilih fokus dalam bisnis mainan anak berbahan dasar kayu.

Awal Mula Bisnis Mainan

Bisnis mainan kayu yang telah dijalankan Fuad sebenarnya berawal dari hobinya membuat mainan. Saat itu, Fuad membuat mainan berbahan dasar kayu untuk anaknya, Haula.

Dia mengumpulkan bahan-bahan kayu dari sisa produksi pembuatan pintu dan jendela yang ada di dekat rumahnya. Limbah tersebut, dia sulap jadi mainan menarik namun aman untuk anak-anak.

Tetangga sekitar rumah Fuad mengatahui hal tersebut. Mereka tertarik untuk memiliki hasil buah tangan Fuad. Akhirnya, Fuad mengeluarkan modal sebesar Rp 400 ribu untuk memulai usahanya yang dia jual pada tetangga dan teman-teman kantornya.

Mainan edukasi dari Haula Toys. (solotrust.com)

Namun, usaha tersebut dinilai kurang efektif karena Fuad nggak bisa memproduksi banyak mainan dalam waktu yang cepat. Solusi dia temukan saat mengetahui ada temannya yang andal dalam bidang produksi mainan.

Fuad mengutarakan niat untuk menjalin kerjasama. Gayung bersambut. Teman Fuad tersebut juga ingin menyelamatkan usaha mainannya yang tengah seret. Mereka kemudian membagi tugas. Fuad menjadi pemasar sedangkan rekannya menjadi produsen. Kini, Fuad yang telah mendirikan PT. Haula Sejahtera bekerjasama dengan 3 produsen dan puluhan mitra. Hmm, jadinya saling menguntungkan ya, Millens. (IB06/E05)

 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: