BerandaPasar Kreatif
Minggu, 4 Mei 2019 11:00

Cuci Mata di Pameran Bonsai Bernilai Ratusan Juta yang Digelar Tunggak Serut

Panitia acara sedang berkeliling dan memeriksa tampilan bonsai yang mengikuti kontes. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Komunitas Tunggak Serut gelar pameran dan kontes bonsai yang diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari Semarang dan sekitarnya. Dengan beberapa jenis bonsai yang dikonteskan, pengunjung bisa melihat-lihat sekaligus membeli bonsai.

Inibaru.id - Siapa yang nggak kenal dengan pohon kecil bernilai jutaan rupiah ini. Yup, bonsai! Kalau kamu melintas di sekitar perumahan Alamanda Residence yang terletak di Jalan Raya Mangunharjo, Tembalang, nggak ada salahnya mampir sebentar untuk melihat-lihat pameran bonsai yang hanya digelar dari 27 April sampai 4 Mei oleh Komunitas Tunggak Serut. Ada puluhan pohon bonsai yang dipamerkan di kontes ini.

Bonsai dengan model tegak berliku yang sudah mempunyai prestasi tingkat nasional ini ikut dipamerkan dalam kontes dan pameran. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Selain pameran, ternyata acara ini juga menyediakan kontes untuk bonsai yang dibagi menjadi beberapa kategori lo, Millens. Peserta dari pameran ini pun nggak hanya berasal dari Kota Semarang, tapi juga dari kota-kota di sekitar Semarang seperti, Demak, Kabupaten Semarang, Kabupaten Salatiga, Kendal, Jepara, Pemalang, Purwodadi, dan Temanggung.

Beberapa bonsai yang dipamerkan dan mengikuti kontes adalah bonsai dengan model formal, tegak lurus, menggantung, on the rock, penjing, berumpun dan masih banyak lagi. Selain bisa cuci mata melihat keindahan bonsai yang dipamerkan, kamu juga bisa menambah pengetahuan tentang bonsai. Acara yang pertama digelar Komunitas Tunggak Serut ini diapresiasi oleh camat Tembalang, bahkan mendapat perhatian dari Walikota Semarang Hendrar Prihadi. Jadi nggak heran jika pameran ini dimasukkan ke dalam rangkaian ulang tahun Kota Semarang yang ke-472.

Ngadimin saat memberikan penjelasan macam-macam model bonsai yang diperlombakan. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

“Bonsai yang mengikuti kontes dinilai dari segi penampilan, gerak dasar, keserasian dan kematangan,” tutur Ngadimin, pembina Tunggak Serut. Sambil berkeliling, Ngadimin menuturkan ada beberapa jenis bonsai yang diikutkan kontes. Dia juga menunjukkan beberapa bonsai bernilai ratusan juta yang sudah memenangkan kontes nasional.

Menurutnya, untuk dapat membuat bonsai dibutuhkan pohon yang berbatang keras dan mempunyai minimal seribu daun. Beberapa pohon yang bisa dijadikan bonsai adalah pohon beringin, cemara, cantigi, asam jawa, anting putri. “Butuh waktu dua sampai tiga tahun untuk membuat bonsai yang kecil, jika ingin yang lebih besar maka butuh waktu yang lebih lama,” timpal Ngadimin. Da juga mengatakan bahwa pohon tertua yang mengikuti pameran kali ini berusia 20 tahun. Wah!

Calon pembeli bonsai yang sedang melihat-lihat bonsai untuk kemudian dipinang. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Dari acara ini, dia berharap masyarakat lebih mengenal bonsai dan turut membudidayakannya baik untuk sekadar hobi atau untuk bisnis. “Karena bonsai bernilai ekonomi, jadi sangat cocok untuk dibudidayakan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” kata Ngadimin dengan semangat. Nah, jadi gimana Millens? Berminat untuk membudidayakan bonsai untuk tambah uang saku? Ha ha ha... (Zulfa Anisah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: