BerandaPasar Kreatif
Senin, 7 Okt 2018 09:20

Bantu Kurangi Produksi Sampah, Perusahaan-Perusahaan Ini Bikin Gelas Siap Lahap

Gelas yang bisa dimakan dari Loliware. (Loliware)

Bertujuan lindungi lingkungan dari kerusakan limbah plastik, beberapa perusahaan ini ciptakan produk edible cups alias gelas siap makan yang ramah lingkungan.

Inibaru.id – Plastik menjadi masalah lingkungan jarena sulit terurai. Berbagai kampanye telah diserukan untuk mengurangi penggunaan plastik. Nah, untuk mendukung kampanye itu benda-benda pengganti plastik diciptakan.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu perusahaan bernama Evoware. Mereka menciptakan produk unik, yakni gelas ramah lingkungan yang bisa dimakan bernama Ello Jello.

Gelas ini adalah produk pertama dari Evoware, sebuah startup yang dibangun oleh David Christian. Pemuda kelahiran Bandung yang sempat berdomisili di Canada ini mengaku terinpirasi dari keadaan lingkungan sekitar yang banyak menggunakan plastik.

“Evoware itu salah satu produk inovasi. Sebenarnya saya ambil dari kata evolution ware. Intinya apa yang kami lakukan di sini adalah ingin mengurangi penggunaan plastik. Kita tahu plastik itu terurainya lama dan bisa merusak lingkungan. Dari sinilah lahir ide untuk menciptakan Evoware,” ungkap David seperti ditulis Youngster.id, Senin (9/1/2017).

Edible cups atau gelas yang bisa dimakan, menjadi solusi terbaik untuk mengurangi penggunaan gelas plastik sekali pakai biasa yang dapat membuat sampah plastik menumpuk, Millens.

Gelas ini juga sangat aman dikonsumsi siapa saja karena terbuat dari bahan rumput laut tanpa pemanis buatan dan atau pun gelatin. Selain itu, dalam pembuatannya juga tanpa bahan pengawet dan pewarna buatan. Yang pasti, wadah ini nggak akan menjadi timbunan sampah dan dapat terurai cepat.

Rumput laut. (radarpekalongan.co.id)

Bahan baku pembuatan yakni rumput laut, dipilih lantaran bahan bakunya berlimpah di Indonesia. Menurut David, hal itu juga bisa membantu para petani rumput laut karena selain untuk menjaga lingkungan, misi utama bisnisnya memang untuk tujuan sosial.

"Kita produsen rumput laut terbesar. Tapi kebanyakan diekspor. Lagi pula banyak tengkulak yang biasanya beli Rp 14-16 ribu per kg. Kalau kami bisa bayar Rp 100 ribu per kg," ujarnya.

Nggak cuman produk gelas saja, Evoware juga menjual produk lain seperti plastik kemasan saset yang bisa dimakan. Bahan baku pembuatannya juga terbuat dari rumput laut yang aman di konsumsi.

Nah, selain Evoware, ternyata banyak juga loh perusahaan yang ikut peduli terhadap lingkungan dengan merilis produk yang sama, edible cups. Salah satunya perusahaan Loliware asal New York yang menciptakan sekaligus dengan sedotan yang siap lahap. Wah, asyik ya?

Nggak cuman dari rumput laut, ada juga loh, gelas yang berbahan dasar tepung alias gelas kue yang bisa kamu makan sampai habis. Sayangnya, yang satu ini masih sulit ditemukan di Indonesia. Semoga cepat hadir di Indonesia ya Millens. (IB07/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: