BerandaPasar Kreatif
Jumat, 13 Sep 2018 15:10

Aveo, Sepatu untuk Kaki Lumpuh Berbasis Android

Sepatu Aveo. (Kanigoro.com)

Sepatu karya mahasiswa ini bisa membantu para penderita lumpuh agar kakinya bisa bergerak.

Inibaru.id – Kelumpuhan bisa dialami siapa saja lantaran berbagai faktor seperti stroke, kecelakaan, atau mungkin akibat tindak kekerasan.

Karena itulah, mahasiswa Sekolah Vokasi UGM, Muhammad Fahmi Husaen, Danar Aulia Hasan, serta Widiyanto mengembangkan inovasi teknologi kesehatan berupa sepatu yang bisa mencegah kontraktur pergelangan kaki (angkle) pada penderita kelumpuhan.

Muhammad Fahmi Husaen, Danar Aulia Hasan, dan Widiyanto. (Harianjogja.com)

Berkat inovasi ini, mereka mampu menyabet 2 medali emas Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Karsa Cipta (PKM-KC) pada Pekan Ilmah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang berlangsung pada 29 Agustus-1 September 2018 kemarin di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Ditulis Youngster.id (12/8/2018), pengembangan alat yang dinamai Achilles Physiotheraphy Orthosis (Aveo) ini berawal dari pengalaman Fahmi yang menderita Duchenne Muscular Dystrophy (DMD). Karena penyakit ini, Fahmi mengalami penurunan fungsi otot.

Pergelangan kaki Fahmi kaku karena nggak pernah difisioterapi. Kondisi ini sering disebut dengan kontraktur ankle. Kondisi ini menginspirasi pria berusia 21 tahun tersebut untuk membuat alat yang bisa membantu mencegah terjadinya kontraktur ankle.

“Kami mengembangkan sepatu yang bisa memberikan gerakan otomatis seperti fisioterapi sehingga bisa mencegah kontraktur ankle,” kata Fahmi yang dilansir Humas UGM belum lama ini.

Dibawah bimbingan dosen UGM, Budi Sumanto, ketiganya mengembangkan sepatu Aveo sejak April 2018. Sepatu ini dibuat dengan menggunakan motor servo sebagai penggerak utamanya yang dihubungkan ke kontroler berbasis Arduino Nano. Alat ini dilengkapi juga dengan sensor Gyroscope dan Accelometer untuk memperkirakan pergerakan sendi agar maksimal saat menggunakan mode otomatis. Wah!

Sepatu Aveo. (Ugm.ac.id)

“Sepatu ini bisa dikontrol menggunakan aplikasi pada smartphone andoid. Jadi, pengguna bisa mengatur derajat kemiringan dan kecepatannya. Bisa menggerakan angkle kaki 20 derajat ke atas dan 45 derajat ke arah bawah,” jelas Fahmi.

Gimana Millens? Semoga inovasi ini bisa terus dikembangkan agar bisa dimanfaatkan mereka yang membutuhkan, ya! (IB06/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: