BerandaPasar Kreatif
Selasa, 27 Agu 2018 15:00

Melukis di Atas Kain dengan Cat Akrilik, yuk!

Pouch yang sudah dilukis dan setengah basah. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Bermain-main dengan warna menggunakan watercolor painting di atas kertas sudah biasa. Pernah mencoba melukis di atas kain? Asyik banget, lo!

Inibaru.id – Melukis dengan cat air a.k.a watercolor painting adalah salah satu cara pelepas stres yang cukup efektif. Sayang, melukis dengan cat air mudah luntur, jadi nggak bisa diaplikasikan di atas kain seperti baju dan sarung bantal lama agar bisa dipercantik atau dibikin "baru". 

Nah, kalau pengin yang nggak bisa luntur, kamu bisa mengganti cat air dengan cat akrilik, lo, Millens. Namun, lantaran cat jenis ini menghasilkan warna yang cukup ngejreng, kamu juga kudu paham tekniknya, nih. Alifati Hanifah, pemilik cum pelukis di Lipcraft, bisnis crafting berbasis lukisan akrilik, punya tipsnya buat kamu.

Jadi, kamu bisa memperbarui baju-baju lamamu, remake sarung bantal, atau membuat karya baru untuk dijual dengan melukisnya. Yuk, simak!

Siapkan Perlengkapan

Persiapan melukis. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Kamu perlu menyiapkan cat akrilik, cat putih, air, kuas, palet, dan kain yang hendak kamu lukis. Oya, simpan airmu pada botol semprotan kecil, ya!

Siapkan Cat Akrilik

Tambahkan sedikit air pada cat akrilik. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Buat campuran cat akrilik dengan air. Teteskan sedikit saja air sampai cukup encer untuk dicampur dan diaplikasikan. Eits, tapi jangan terlalu encer, karena cat yang kamu gunakan bisa meluber ke kain. Kalau ingin membuat gradasi warna yang lebih muda, campurkan warna primer dengan cat putih. Tips tambahan dari Alifati, pilih cat akrilik yang pigmented, ya.

Nah, untuk mengkombinasikan warna agar menarik, yang pertama adalah menggunakan turunan warna, dari yang kuat sampai yang lembut. Kedua, pilih warna yang berasal dari warna alam, misalnya warna senja adalah merah, oranye, pink, dan ungu.

Terakhir, sandingkan warna-warna yang hendak kamu gunakan. Lihat, apakah cocok dikombinasikan? Kalau iya, eksekusi saja!

Lukis Cat di Atas Kain

Semprotkan air pada kain. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Sebelum melukis di atas kain, semprotkan air pada kain. Nggak perlu banyak-banyak, ya. Kamu cuma perlu memastikan kainnya cukup basah. Setelah itu, aplikasikan kuas yang sudah dicelupkan pada cat. Jika kamu membuat cat yang encer, kamu bisa mewarnai secara abstrak.

Nah, kalau mau melukis gambar-gambar tertentu, pastikan cat akrilikmu cukup padat. Kalau lukisanmu sudah selesai, keringkan kain selama minimal tiga jam. Cukup letakkan kain secara mendatar, ya! Jangan digantung karena cat dalam lukisanmu bisa meluber ke bawah sehingga merusak motif.

Melukis di atas kain. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Tambahkan Hiasan

Kalau yang kamu buat adalah bantal atau pouch, kamu bisa membuat hiasan tambahan sembari menunggu lukisanmu kering. Salah satu contohnya adalah bola pompom. Untuk membuatnya, siapkan dua potongan karton yang berbentuk lingkaran, seperti yang ada di dalam gambar di bawah ini.

Potong kertas karton berbentuk donat. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Satukan kedua karton tersebut, lalu lilitkan benang wol hingga penuh. Setelah itu, gunting bagian tengah benang wol.

Jika sudah tergunting seluruhnya, ikat bagian tengah seperti foto berikut ini. Nah, kalau sudah, tarik kertas karton. Taraa! Jadi, deh, bola pompom yang lucu.

Membuat bola pompom sebagai hiasan. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Mudah kan, Millens? Selamat melukis, ya! (Ayu S Irawati/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: