BerandaKulinary
Kamis, 30 Jan 2019 12:14

Nggak Cuma Spageti, Berikut 7 Jenis Pasta Khas Italia

Copast menyediakan pilihan jenis pasta seperti makaroni, penne, dan lasagna. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Lebih dari 650 jenis pasta ada di Italia. Namun, di Indonesia, hanya beberapa pasta yang dikenal masyarakat.

Inibaru.id – Spageti dan makaroni adalah dua jenis pasta yang paling banyak dijumpai di pelbagai restoran di Indonesia. Maklum, kedua pasta itu sudah dikenal lama sejak era 1990-an. Padahal, di negara asalnya, Italia, ada lebih dari 650 jenis pasta yang diproduksi dan setiap tahun bertambah jenisnya.

Candra, Manajer Copast Pasta, mengatakan, bahan pembuat pasta itu sama. Hanya bentuk akhirnyalah yang membedakan jenis-jenis pasta.

“Pasta pakai terigu, telur, garam, dll. Cuman, bentuk akhirnya yang membedakan namanya. Kalau spageti itu dikenalnya sebagai mi ala Italia, sedangkan makaroni itu biasanya dipakai buat masak sup,” terang Candra.

Penamaan pasta biasanya disesuaikan dengan bentuknya. Contoh, pasta penne disebut demikian karena bentuknya menyerupai pen, yakni serupa tabung yang meruncing di kedua sisi.

Supaya nggak bingung, simak ulasan jenis-jenis pasta yang populer berikut yuk!

Spageti

Spageti adalah salah satu pasta yang dikenal luas di Indonesia. (Pixabay)

Spageti lebih dikenal sebagai mi khas Italia. Berbentuk panjang dan silindris, spageti biasanya dimasak dengan cara direbus hingga kenyal kemudian dicampur dengan bumbu seperti bolognese dan carbonara.

Fettucini

Gambar terkait

Fettucini hampir mirip spageti tapi lebih pipih. (Tiptoppoultry)

Fettucini berbentuk memanjang seperti spageti. Namun, mi yang banyak dipakai dalam masakan Romana (regione Lazio) dan Toskana ini lebih pipih dan lebar dibanding spageti. Masakan fettucini yang paling populer di dunia adalah Fettuccini Alfredo dan Fettuccini Carbonara

Makaroni

Hasil gambar untuk macaroni

Bentuk makaroni menyerupai siku tangan. (Seriouseats)

Berbeda dengan dua jenis pasta sebelumnya, makaroni memiliki bentuk seperti tabung kecil yang dipotong pendek menyerupai sendi tangan (elbow). Makaroni sudah cukup lama dikenal di Indonesia. Pasta ini biasanya dibuat campuran tatkala memasak sup.

Fusilli

Hasil gambar untuk fusilli

Fusilli berbentuk ulir. (Foodandwine)

Pasta fusilli berbentuk ulir tapi padat. Seperti macaroni, fusilli biasanya dimasak dengan krim atau kacang polong.

Penne

Hasil gambar untuk penne

Pasta penne berbentuk seperti pen. (Delish)

Pasta satu ini berbentuk tabung dan runcing di kedua sisinya. Karena itulah, pasta bentuk ini disebut penne. Hampir sama dengan spageti, penne biasanya dimasak dengan bumbu bolognese atau carbonara.

Farfalle

Hasil gambar untuk farfalle

Farfalle berbentuk seperti dasi. (Vegetariantimes)

Jenis pasta ini memiliki bentuk yang cukup unik, yakni menyerupai dasi kupu-kupu. Farfalle berbentuk kecil melebar dengan kerut di tengahnya dan begerigi di kedua sisi.

Lasagna

Lasagna berbentuk lembaran-lembaran tipis. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Lasagna memiliki bentuk lembaran lebar persegi panjang. Pasta ini biasanya dicampur dengan daging dan sayuran seperti wortel dan jamur kemudian dipanggang atau dioven, ditambah keju mozarella di atasnya.

Baca juga:
Kedai Mungil di Semarang Ini Sajikan Olahan Pasta Antiribet
Mac Crunchy, Pilihan Pasta Lembut dan Renyah di Copast Semarang

Nah, jangan sampai salah sebut nama pastanya, ya, Millens. Jangan bingung juga kalau nanti di restoran nggak ada pasta bolognese tapi yang ada penne bolognese. He-he. (Ida Fitriyah/E03)

 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Rahasia Matematika di Balik Motif Batik, dari Simetri hingga Pola Fibonacci

16 Mei 2026

ARTOTEL Gajahmada Semarang Hadirkan Pameran Seni Kontemporer “Episentrum”

16 Mei 2026

Nyandhang Tradisi untuk Menjaga Ingatan Batik Kudus

18 Mei 2026

9 WNI dalam Misi Kemanusiaan ke Gaza Dicegat Israel, Ada Wartawan Media Nasional

19 Mei 2026

Margin Kian Tipis, Banyak Seller Mulai Tinggalkan Marketplace

20 Mei 2026

SMA Negeri 1 Kemalang Resmi Berdiri, Anak Lereng Merapi Tak Perlu Sekolah Jauh Lagi

20 Mei 2026

Jateng Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Media Lokal di Era Digital

21 Mei 2026

Di Tengah Gempuran AI dan Buzzer, Media Lokal Diajak Kembali ke Jurnalisme Publik

22 Mei 2026

Jejak Panjang Pecel, Lotek, dan Gado-Gado: Saat Salad Nusantara Punya Cerita Peradaban

22 Mei 2026

BI Jateng Ingatkan Bahaya Penipuan Digital di Tengah Tren Transaksi QRIS

23 Mei 2026

Belajar dari Estonia, China, dan Singapura dalam Membangun Infrastruktur Digital

23 Mei 2026

Walkot Semarang Resmi Luncurkan LOFF 2026, Perkuat Ekosistem Perfilman Kreatif

24 Mei 2026

Peluang “Godzilla El Nino” 2026 di Indonesia Relatif Kecil, Ini Kata BRIN

25 Mei 2026

Jadi Wisudawan Terbaik UNRIYO, Pemuda Asal Semarang Ini Ingin Ciptakan Banyak Peluang Kerja

25 Mei 2026

Sebelum Nasi Mendominasi, Leluhur Kita Sudah Diversifikasi Pangan Sejak Dulu

26 Mei 2026

5 Tradisi Iduladha di Indonesia yang Unik, Sarat Makna, dan Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

28 Mei 2026

Congklak, Permainan Tradisional Tertua yang Kini Mulai Dilupakan

29 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: