BerandaKulinary
Senin, 26 Des 2021 20:08

Membahas Kerupuk Upil

Kerupik upil yang populer di Jawa Timur. (Tagar/Haris Susanto)

Kalau kamu ke Kediri, Jawa Timur, dan sekitarnya, pasti bakal sering menemukan penjual kerupuk upil. Nah, meski namanya ada upilnya, kerupuk yang populer di sana ini sama sekali nggak memakai kotoran hidung, lo.

Inibaru.id – Kalau kamu mampir ke Kediri, Jawa Timur atau sekitarnya, pasti mudah menemukan kerupuk upil. Yap, kerupuk ini memang sangat populer di sana dan bahkan sering dijadikan oleh-oleh lo. Masalahnya, nama upil ini kan artinya adalah kotoran hidung, ya Millens. Untungnya sih, upil ini sama sekali nggak terkait dengan kotoran hidung.

Sebenarnya sih ya, ada banyak sekali jenis penyebutan kerupuk upil. Ada yang menyebutnya dengan kerupuk kere alias miskin, kerupuk pasir, kerupuk bledes, atau kerupuk pok. Tapi, intinya sih merujuk pada satu jenis kerupuk yang sama, deh.

Ada banyak versi dari alasan mengapa namanya kok kerupuk upil. Ada yang menyebut rasanya asin layaknya upil. Yap, ngaku deh, banyak dari kalian yang pasti pernah makan upil. Ada yang menyebut upil ini karena ukurannya yang kecil-kecil. Maklum, orang Jawa sering menyebut ukuran yang kecil dengan sebutan seupil, gitu.

Satu hal yang pasti, kerupuk upil ini termasuk dalam camilan yang nikmat, sedap, dan hebatnya non-kolesterol, lo. Kok bisa non-kolesterol? Semua ini gara-gara proses pembuatannya yang melibatkan pasir panas, bukannya minyak sebagaimana proses pembuatan minyak pada umumnya.

Kerupuk upil sering dijadikan oleh-oleh. (antero.media)

Jadi, kerupuk ini dimasukkan dalam wadah khusus yang isinya pasir panas untuk membuatnya masak dan siap disantap. Eits, jangan khawatir kamu bakal makan pasirnya ya saat menyantap kerupuk upil. Pasirnya dijamin sudah dibersihkan. Bahkan, kebersihan pasir yang dipakai untuk memasak kerupuk ini juga sudah terjamin, lo.

Karena nggak ada sentuhan minyak sama sekali saat membuatnya inilah, kerupuk upil sering dikonsumsi sebagai camilan atau lauk. Nggak bikin batuk sehingga aman dimakan siapa saja.

Varian rasa dari kerupuk upil ini juga beragam, Millens. Nggak hanya yang asin, ada yang diolah sehingga memiliki rasa bawang, rasa manis, atau bahkan rasa pedas. Ada juga yang diberi pewarna makanan sehingga membuatnya lebih menarik. Jadi, kamu nggak hanya bakal menemukan kerupuk upil dengan warna putih atau kekuningan saja, Millens. Ada juga yang warna merah, lo.

Soal harga, kerupuk upil ini dijamin murah. Biasanya sih sekitar Rp 6 ribu sampai Rp 7 ribu per bungkus. Bahkan, kalau kamu mau membeli satu kerat yang ukurannya besar itu, harganya Rp 95 ribu saja. Puas deh makan kerupuknya.

Kalau di Kediri atau wilayah sekitarnya, kerupuk upil cocok dimakan dengan sambal pecel atau sambal petis. Kalau kamu nggak punya sambal itu, makan kerupuknya tanpa tambahan apapun juga sudah nikmat.

Gimana, kamu sudah pernah mencoba kerupuk upil, Millens? (Ant,Diad/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: