BerandaKulinary
Jumat, 9 Jan 2020 08:00

Lokalitas dan Modernitas yang Menyatu di Warung Kepik Sawah Sleman

Warung Kepik Sawah. (Berbagifun)

Ketika konsep lokalitas masyarakat Jawa tempo dulu disatukan dengan modernitas, jadilah Warung Kepik Sawah di Sleman. Jika ke Yogyakarta, kamu harus mampir!

Inibaru.id – Kamu yang tengah mencari restoran yang menyediakan suasana nan akrab dan penuh kebersamaan, tanpa mengurangi unsur “tradisional”, nggak ada salahnya ke tempat makan ini. Warung Kepik Sawah namanya.

Bertempat di Jalan Godean KM 9, Sidoagung, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, kamu mungkin bisa menjadikan restoran ini sebagai salah satu tujuan wisata kulinermu saat berkunjung ke Yogyakarta. Yap, di sini, perpaduan lokalitas dan modernitas Kota Pelajar memang begitu kentara.

Bagian dalam Warung Kepik Sawah Sleman. (Kokidol.blogspot)

Sentuhan lokal di tempat makan ini terwujud pada sejumlah ornamen yang dipajang di sana, di antaranya berbagai topeng dan lukisan. Desain interior yang didominasi kayu juga membuat suasana kian klasik.

Minuman Tempo Dulu

Dari segi makanan utama, kamu mungkin nggak bakal kaget dengan menunya. Seperti kebanyakan tempat makan tradisional, kamu bisa mencicipi garang asem, ikan bakal, atau gadon. Namun, untuk minumnya, kamu mungkin perlu mencicipi Sarsaparilla dan Soda Soemringah.

Mencicipi dua minuman tempo dulu tersebut, kamu dijamin bakal terasa kembali ke masa lalu. Ah, indahnya! Ha-ha.

Warung Kepik Sawah buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB. Eits, tapi biar nggak kehabisan, datangnya jangan kemalaman ya, Millens! (IB20/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: