BerandaKulinary
Senin, 20 Okt 2019 11:37

Kampel Banyumas, Cara Menikmati Ketupat dalam Bentuk Gorengan

Kampel atau kampelan. (Cookpad)

Di antara banyaknya kuliner tradisional Kabupaten Banyumas, kampel menjadi salah satu camilan favorit sebagian orang. Selain rasanya yang enak, membuat makanan ini pun cukup mudah. Sudah pernahkah kamu mencoba bikin kampel?

Inibaru.id - Selain nopia dan soto Sokaraja, wilayah Banyumasan punya beragam kuliner yang mengesankan lidah. Bicara soal kudapan, Purwokerto, Banyumas, pun nggak ketinggalan dalam menawarkan makanan unik. Salah satu kudapan unik yang bisa kamu buat sendiri adalah kampel.

Ya, kampel berasal dari kata "kampelan". Dalam bahasa Indonesia, kata ini berarti berpelukan. Ini karena ketupat yang menjadi isiannya menempel dengan makanan lain seperti tempe, tahu, atau dage. Coba bikin sendiri, yuk!

Bahan:

  • 1 papan dage/tempe, potong menjadi beberapa bagian
  • 6 buah ketupat, potong masing-masing menjadi dua bagian
  • Tepung terigu secukupnya
  • 1 siung bawang putih, haluskan
  • 1 batang daun bawang, cincang halus
  • Garam secukupnya
  • Merica secukupnya
  • Air putih secukupnya

Cara Membuat:

  1. Masukkan bawang putih dan daun bawang ke dalam tepung terigu, tambahkan air dan aduk hingga merata. Jangan buat adonan terlalu encer atau kental.
  2. Tempelkan potongan dage atau tempe pada ketupat. Celupkan pada adonan, lalu goreng hingga matang.
  3. Tiriskan kampel dan tunggu hingga kandungan minyak berkurang. Supaya makin nikmat, sajikan saat hangat dengan sambal kecap.

Kudapan ini nggak sulit dibuat. Jika malas bikin ketupat, kamu bisa menggantinya dengan lontong juga, lo.

Kampel. (Cookpad)

Selain sambal kecap, kamu tentu saja boleh bereksperimen dengan menggantinya dengan sambal pendamping lain yang lebih enak.

Hm, kalau enak, jangan lupa berbagilah dengan tetangga ya! (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: