BerandaKulinary
Selasa, 19 Nov 2018 13:31

Dumon Steakholic & Chickenjoy, Tempat Makan Steak Murah di Semarang

Chicken rancher, salah satu menu andalan Dumon. (Inibaru.id/ Ayu S Irawati)

Makan steak dengan harga yang terjangkau, why not? Rasanya tetap mantap banget, lo!

Inibaru.id – Banyak orang memilih steak sebagai alternatif makan daging yang enak. Dengan saus kental ala western, jadi susah menahan diri dari godaan steak, deh. Ha-ha.

Pengin makan steak lezat dengan harga murah di Semarang? Kamu bisa datang ke Dumon Steakholic & Chickenjoy yang berada di Tlogosari, Pedurungan. Di tempat makan ini, tersedia aneka macam steak dari beef, chicken, dan fish yang bisa kamu beli.

Mayoritas bahan baku di Dumon merupakan daging lokal. Namun, ada pula daging impor untuk menu khusus, yakni menu sirloin impor. Oya, perlu kamu tahu, semua menu di sana merupakan daging yang halal, ya, termasuk terkait proses pemotongannya.

Untuk makan di tempat ini, kamu bakal ditawari dua model penyajian, yakni hot plate dan platter. Untuk menu hot plate, steak akan benar-benar disajikan dalam "piring" panas. Sementara, untuk menu platter, steak disajikan dalam piring dengan tambahan nasi. Unik, ya? Ha-ha.

Menggunakan hot plate atau platter, kamu bakal mendapatkan steak yang sama, baik dari segi kuantitas atau harganya. Aneka steak ini dijual dengan harga Rp 11.500 hingga Rp 37.500 saja. Hm, cukup murah untuk seporsi steak, kan, Millens?

Rasa dan Konsep Unik

Dumon memiliki saus steak racikan yang terdiri dari empat rasa. (Inibaru.id/ Ayu S Irawati)

Kemudian, untuk mengakomodasi masyarakat Semarang yang menyukai rasa gurih dan manis, Dumon sengaja menyajikan steak dengan cita rasa itu. Sementara, untuk sausnya, kamu bisa memilih saus original, black pepper, creamy mushroom, atau spicy cheese.

Basic-nya original. Tapi, pilihan saus lain sudah diberi tambahan. Jadi, inventory-nya simpel,” jelas Agus Safari, pemilik Dumon.

Kamu bisa melihat langsung proses pembuatan steak. (Inibaru.id/ Ayu S Irawati)

Di Dumon, kamu juga bisa melihat langsung proses memasak steak pesananmu, Millens. Bagi pengunjung, ini tentu menyenangkan, terutama bagi anak-anak. Lantaran berada di sekitar perumahan, mereka memang sengaja menyasar pengunjung keluarga.

 “Jadi, orang nggak bosan. Kita kan juga nggak pakai musik. This is our show. Ada api besar dan sebagainya. Mereka menganggapnya asyik,” terang Agus.

Bermula dari Pengalaman

Dumon Steakholic & Chickenjoy berdiri atas inisiatif Agus yang paham betul bahwa orang-orang akan senang dengan kuliner fancy. Nah, steak menjadi salah satu jenis makanan yang paling populer. Maka, bersama saudaranya, dia pun mencoba merintis bisnis ini.

“Kami pakai harga yang lebih rendah dari yang sudah ada. Jadi, semua kalangan bisa mencicipi atau mencoba makanan sejenis tanpa kualitas yang turun,” jelasnya.

Dapur Dumon yang berada di luar ini menawarkan konsep live. (Inibaru.id/ Ayu S Irawati)

Agus menambahkan, keputusan mendirikan bisnis ini juga nggak dilakukannya asal coba-coba. Pengalamannya selama 15 tahun di bidang kuliner hotel tentu nggak bisa dipandang sebelah mata.

"Dari kapal pesiar, lalu bekerja di sejumlah hotel di berbagai negara kayak Brunei Darussalam dan India," akunya.

Tempat makan ini berkapasitas sekitar 60 orang. (Inibaru.id/ Ayu S Irawati)

Sebelum menjadi Dumon, tempat makan yang berdiri sejak 2016 ini semula diberi nama Migos. Nah, biar lebih unik dan ear-catching, Agus kemudian menggantinya menjadi Dumon. Dia mengatakan, nama Dumon terinspirasi dari sebuah kafe di Amerika yang bernama Fin du Monde.

“Di sana, pengunjung bisa makan dengan harga di bawah 1 dollar AS per item, dan itu mostly donat. Saya coba bawa nama itu: Dumon. Ternyata simpel dan mudah diingat,” ujarnya.

(Baca Juga: Cicipi Aneka Steak Lezat ala Dumon Steakholic & Chickenjoy)

Penasaran? Datang langsung saja, ya, Millens! Lokasinya nggak sulit ditemukan, kok. Tinggal cari via Google Maps, pasti ketemu! Kalau nggak ketemu, berarti cara carimu kurang canggih! Ha-ha. (Ayu S Irawati/E03)

 

Dumon Steakholic & Chickenjoy

Kategori           : Kafe

Alamat             : Jalan Satrio Wibowo 1 No 2 A, Tlogosari Kulon, Pedurungan, Semarang

Jam Buka         : 11.00 – 22.00 WIB

Harga Makanan : Rp 6.000 s/d Rp 37.500

Harga Minuman : Rp 3.000 s/d Rp 10.000

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: