BerandaJalan-jalan
Selasa, 7 Agu 2017 04:22

Indonesia Jadi Spot Terbaik Untuk Melihat Gerhana Bulan Parsial

Gerhana bulan parsial. (foto: fokus jabar)

Fenomena langka, hari ini hingga besok (7-8 Agustus 2017) Indonesia bakal dilewati fenomena alam langka, gerhana bulan parsial. Menariknya Indonesia jadi spot terbaik untuk melihat gerhana tersebut. Wah.

Inibaru.id - Di bulan Agustus ini, tepatnya hari ini, Senin, 7 Agustus 2017, masyarakat tanah air akan dapat menikmati fenomena alam langka berupa gerhana bulan parsial. Sementara itu, di Indonesia sendiri merupakan tempat terbaik untuk menikmati gerhana bulan parsial tersebut.

Berdasarkan teori yang ada, gerhana bulan terjadi karena sebagian atau keseluruhan permukaan bulan tertutup oleh bayangan bumi. Fenomena ini terjadi karena posisi bulan persis berada di belakang bumi saat menghadap matahari. Alhasil, cahaya matahari yang terhalang oleh bumi tidak akan sampai pada permukaan bulan. Sebagaimana kita ketahui, cahaya bulan adalah pantulan dari cahaya matahari. Karena cahaya ini terhalang oleh bumi, maka tidak akan ada cahaya yang dipantulkan sehingga bulan pun akan mengalami gerhana.

Dalam dunia astronomi, gerhana bulan bisa dibagi menjadi gerhana bulan total, gerhana bulan penumbra, dan gerhana bulan parsial. Gerhana bulan total sendiri terjadi saat semua permukaan bulan terhalangi oleh bayangan utama (umbra) bumi yang membuat warnanya menjadi merah seperti darah.

Sementara itu, untuk gerhana bulan penumbra, cahaya bulan akan jauh lebih redup jika dibandingkan dengan cahaya bulan biasanya. Khusus untuk gerhana bulan parsial yang akan kita nikmati ini, kita hanya akan melihat separuh permukaan bulan tertutupi oleh bayangan bumi sehingga bulan pun akan terlihat seperti tergigit.

Gerhana bulan parsial kali ini akan berlangsung dalam waktu yang cukup lama, yakni hingga pukul 03:50:56 WIB. Berbeda dengan gerhana matahari yang berbahaya untuk dilihat dengan mata telanjang, gerhana bulan justru bisa kita nikmati secara langsung karena memang sama sekali tidak berbahaya bagi penglihatan.

Para ahli sendiri menyebutkan bahwa puncak dari gerhana bulan parsial akan terjadi pada Selasa, 8 Agustus 2017 pukul 00:22:55 WIB hingga jam 02:18:10 WIB. Pada saat inilah bulan akan benar-benar berada dalam bayangan umbra bumi sehingga sebagian permukaannya sedikit gelap layaknya menghilang.

Gerhana bulan parsial yang akan terjadi hari ini hingga besok ini dikategorikan dalam seri Saros 119. Dalam serial ini, gerhana ini akan menjadi yang ke 62 dari total keseluruhan 83. Berdasarkan perhitungan, gerhana jenis ini baru akan terjadi lagi 18 tahun lagi, tepatnya pada tanggal 20 Agustus 2035 dan tidak akan melewati wilayah Indonesia. Karena alasan inilah gerhana bulan ini termasuk langka.

Banyak orang yang bertanya-tanya mengapa gerhana bulan tidak bisa terjadi setiap bulan meskipun bulan selalu berputar mengelilingi bumi. Para ahli astronomi berkata bahwa meskipun setiap bulannya bulan akan mengalami fase bulan mati, namun bidang orbit bumi dan bidang orbit bulan tidak berhimpit dan membentuk sudut kemiringan 5,20. Hal ini berarti, setiap bulannya bulan tidak akan selalu melewati bagian bayangan bumi.

Mengingat sebagian wilayah tanah air juga sedang dalam musim kemarau, maka diharapkan gerhana bulan parsial nanti tidak akan terhalang oleh awan sehingga kita pun bisa menikmati keindahannya. (AS/IB)

 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Ternyata Bumi Kita Nggak Seburuk Itu, Simak Kabar Baik Pemulihan Alam Belakangan Ini!

21 Jan 2026

Kata Pakar Soal Makanan yang Bisa Bertahan Lebih dari 12 Jam

22 Jan 2026

Apakah Indonesia Sudah Memasuki Puncak Musim Hujan?

22 Jan 2026

Tradisi Unik jelang Ramadan; Nyadran 'Gulai Kambing' di Ngijo Semarang

22 Jan 2026

Bukan Cuma Rokok, Tekanan Finansial Juga Jadi Ancaman Serius buat Jantung

22 Jan 2026

Pantura 'Remuk' Pasca-Banjir, Pemprov Jateng Mulai Hitung Kerugian dan Siapkan Strategi Baru

22 Jan 2026

Menurut PBB, Dunia Sudah Memasuki Fase Kebangkrutan Air Global!

23 Jan 2026

Waktu-waktu Terburuk untuk Liburan ke Jepang pada 2026

23 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: