BerandaInspirasi Indonesia
Kamis, 26 Jun 2019 13:54

Tiga Tahun Kontribusi Pelita Turunkan Angka Intoleransi di Kota Semarang

Pemuka agama dan kepercayaan yang turut hadir di ulang tahun ketiga Persaudaraan Lintas Agama. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Merayakan ulang tahunnya yang ketiga, Pelita Semarang mendapat banyak sambutan baik dari berbagai tokoh lintas agama dan kepercayaan. Tiga tahun kiprah mereka nyatanya mampu menurunkan angka intoleransi di Kota Semarang. Seperti apa sepak terjang mereka?

Inibaru.id - Kamis (20/6) lalu, Persaudaraan Lintas Agama (Pelita) baru saja merayakan hari jadinya yang ke-3. Acara tersebut sekaligus mendengarkan testimoni dari berbagai pemuka agama dan kepercayaan yang hadir. Peserta yang hadir pun berasal dari enam agama dan kepercayaan yang ada di Kota Semarang.

Dalam kesempatan tersebut, para tokoh agama mengapresiasi kinerja Pelita yang turut menjaga kerukunan antarumat beragama yang ada di Kota Semarang. Organisasi ini muncul karena peristiwa penolakan sahur bersama di Gereja Bongsari pada tahun 2016 lalu. Peristiwa menggegerkan tersebut menjadi motivasi bagi pemuda lintas agama di Kota Semarang untuk membentuk organisasi lintas agama.

Setiawan Budi, ketua Persaudaraan Lintas Agama. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Organisasi yang diketuai oleh Setiawan Budi ini mengutuk setiap tindak intoleransi yang terjadi di Kota Semarang maupun di liar Kota Semarang. Mereka nggak pernah absen dalam setiap isu intoleransi yang terjadi lo. Menurut Wawan, sapaan akrabnya, mereka aktif dalam mengkampanyekan perdamaian serta mengadvokasi setiap peristiwa intoleransi. “Kami juga mengadvokasi teman-teman minoritas yang mengalami persekusi maupun intoleransi,” tuturnya.

Prestasi dan kontribusi Pelita agaknya berdampak pada menurunnya tren intoleransi yang ada di Kota Semarang. Wawan mengakui bahwa 2016 hingga 2017 menjadi puncak peristiwa intoleransi di Kota Semarang. Namun saat ini nggak banyak peristiwa intoleransi yang terjadi. “Di tahun 2018 nyaris tidak ada peristiwa intoleransi,” tambahnya. Wah, salut ya!

Tokoh agama hadir untuk memberikan apresiasi kepada Persaudaraan Lintas Agama. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Kehadiran Pelita memberikan wadah bagi pemeluk agama dan kepercayaan minoritas. Terbukti, setiap agenda mereka bisa dihadiri peserta lintas agama yang jumlahnya cukup banyak. Umat Syiah dan Ahmadiyah yang biasanya mendapatkan penolakan dari masyarakat pun turut mendapatkan ruang di Pelita.

Sinergitas tokoh lintas agama di Kota Semarang pun berhasil tercipta berkat kegigihan Pelita untuk mengunjungi setiap rumah ibadah dan mempersatukan tokoh agamanya lo. Wah, mulia banget ya Millens! Jika kamu tertarik menjadi agen perdamaian Pelita, boleh banget lo! (Zulfa Anisah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: