BerandaInspirasi Indonesia
Senin, 13 Sep 2020 07:47

Prihatin dengan Pembelajaran Daring, Khatim Laela Jadi Guru Kunjung di Lingkungannya

Khatim saat menjadi guru kunjung di lingkungannya. (Khatim Laela)

Khatim Laela, mahasiswi UPGRIS menjalani hari-hari KKN-nya dengan menjadi guru kunjung di lingkungannya. Inisiatifnya ini muncul dari keprihatinannya melihat pembelajaran daring yang menyulitkan siswa dan orang tua.

Inibaru.id - Pandemi Covid-19 membuat instansi pendidikan mengalihkan pembelajaran melalui media daring. Beberapa daerah seperti Kota Semarang, Kabupaten Demak, dan daerah di sekitarnya belum diperbolehkan untuk menggelar pembelajaran luring.

Meski pembelajaran daring telah disesuaikan dengan kondisi daerah serta kebutuhan siswa, hal ini rupanya masih menyulitkan siswa dan membebani orang tua.

Hal inilah yang menggugah Khatim Laela, seorang mahasiswi Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), menjadi guru kunjung untuk anak-anak SD yang berada di sekitar tempat tinggalnya. Kegiatan ini dilakannya pada masa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik Upgris yang kini tengah dia jalani.

Ilustrasi belajar daring. (Republika)

Khatim memulai kegiatannya menjadi guru kunjung pada 19 Agustus lalu dengan sasaran siswa SDN Rimbukidul 1. Pengabdian ini masih dia lakukan hingga saat ini.

Mula-mula, mahasiswi tingkat akhir ini membagi siswa SD menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok tersebut diminta menentukan rumah salah satu siswa yang akan diminta menjadi lokasi belajar. Setelah itu, Khatim bakal menyampaikan materi sesuai arahan dari guru pengampu di sekolah.

"Saya melakukan kegiatan guru kunjung dengan mengunjungi setiap kelompok yang sudah dibentuk sebelumnya di salah satu rumah siswa. Dengan begitu siswa tidak perlu pergi jauh ke sekolah untuk mendapatkan pelajaran,” ungkap Khatim.

Khatim juga mengajak mereka menerapkan pola hidup sehat. (Dokter Sehat)

Dalam kegiatan belajar mengajarnya, Khatim menekankan pembelajaran literasi dan numerasi.

"Untuk meningkatkan minat literasi di Indonesia, maka saya menekankan pada pembelajaran literasi dan numerasi. Anak-anak sangat antusias dengan hal itu, mereka sangat suka dengan belajar," terang Khatim.

Selain itu, Khatim juga menekankan pola hidup sehat untuk menghindari Covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Saya juga mengedukasi mereka tentang pola hidup sehat untuk persiapan kehidupan normal baru," tambahnya.

Khatim mengaku kegiatan guru kunjung akan terus dilakukan untuk membantu siswa dan orang tua selama pandemi Covid-19. Dia berharap, siswa tidak tertinggal materi pelajaran dan orang tua tetap bisa fokus dalam bekerja.

Melihat antusias anak-anak dalam belajar, saya berharap kegiatan guru kunjung dapat terus berjalan sampai pandemi Covid-19 hilang. Anak-anak harus tetap menerima pelajaran tanpa harus membebani orang tua mereka," tutup Khatim.

Kalau pengalamanmu KKN selama pandemi apa nih, Millens? (IB27/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: