BerandaInspirasi Indonesia
Kamis, 12 Jul 2023 13:42

Luna Maya: Tak Mudah Bagi Saya Memerankan Suzzanna

Aktris Luna Maya saat berada di halaman Kampus Karangpanas, Semarang. (Inibaru.id/Fitroh Nurikhsan)

Memerankan sosok legendaris seperti Suzzanna jelas tidak mudah. Luna Maya merasakan beban-beban berat bagaimana dirinya memvisualkan Suzzanna agar orang-orang bisa bernostalgia.

Inibaru.id - Rentang dekade 1980-1991, film horor yang dibintangi Suzzanna Martha Frederika van Osch sangat melegenda di dunia perfilman Indonesia. Bahkan sampai detik ini, nama Suzzanna masih akrab di telinga masyarakat sebagai ratu horor Indonesia.

Dalam enam tahun terakhir, film-film horor Suzzanna dibangkitkan lagi. Pada tahun 2018 yang lalu, Film Suzzanna Bernapas dalam Kubur karya Rocky Soraya tayang perdana di layar lebar. Dua tahun berikutnya, film Suzzanna berjudul Santet Pelebur Nyawa kembali menjajaki layar kaca perfilman Indonesia.

Teranyar, film Suzzanna bakal ada lagi di layar lebar pada tanggal 3 Agustus 2023. Film garapan Guntur Soeharjanto itu berjudul Malam Jumat Kliwon yang diadopsi dari film Suzzanna tahun 1986.

Luna Maya berturut-turut didapuk dan dipercaya memerankan sosok Suzzanna. Kendati sebelumnya sudah dua kali sukses memerankan Suzzanna, beban berat tetap dirasakan aktris sekaligus model itu.

"Tidak mudah bagi saya memerankan Suzzanna. Nama besarnya jadi beban buat saya," kata Luna Maya di Kampus Karangpanas, Semarang, belum lama ini.

Sebelum memerankan Suzzanna di film pertamanya. Luna Maya beserta kru film lainnya menyempatkan diri berziarah ke makam Suzzanna di TPU Giriloyo, Kelurahan Jurangombo, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang.

"Pertama untuk meminta izin, karena kita sangat menghormati karya-karya Suzzanna yang melegenda," terangnya.

Butuh Kerja Keras

Press conference film Suzzanna 'Malam Jumat Kliwon' bersama para pemain dan sutradara. (Inibaru.id/ Fitroh Nurikhsan)

Demi bisa mempelajari karakter Suzzanna dengan baik, Luna Maya rela menghabiskan banyak waktu untuk menonton film-film Suzzanna terdahulu.

"Saya memperhatikan detail. Oh cara ngomong dia lagi emosi, nada tinggi, atau lagi happy tuh begitu. Tapi menirukan dialek Suzzanna masih jadi PR besar," ungkap perempuan berusia 39 tahun tersebut.

Untungnya, Luna Maya dibantu oleh seseorang untuk latihan vokal. Cara seperti itu cukup meringankan bebannya. Pasalnya Suzzanna memiliki suara yang khas.

"Saya sering latihan, tapi ya susah banget. Karena koma dan titiknya saat dialog itu terdengar jelas. Beda banget dengan zaman sekarang yang ngomongnya cepat. Tidak memperhatikan koma maupun titik," resahnya.

Kendala-kendala tersebut, tidak membuat Luna menyerah. Demi para pecinta film horor, dia harus bisa mengatasi persoalan dialek maupun cara bicara Suzzanna.

"Warna suara saya memang berbeda. Tapi yang saya kejar itu intonasi dan gaya bicaranya," imbuhnya.

Seperti Film Superhero

Luna Maya menganggap film horor legendaris Suzzanna layaknya film superhero. (Inibaru.id/ Fitroh Nurikhsan)

Di film Suzzanna: Malam Jumat Kliwon, Luna Maya harus menaikkan berat badannya. Ya, karena film ini menggambarkan sosok Suzzanna muda, badan nggak boleh kurus dan pipi harus chubby.

Di mata Luna Maya, film Suzzanna ibarat film-film superhero. Kenapa? Karena meski jadi hantu, Suzzanna membasmi kejahatan layaknya pahlawan.

"Ini lokal banget. Di luar negeri nggak ada film hantu yang jadi superhero," paparnya.

Nah, khusus untuk film terbarunya ini, perempuan berambut panjang itu menyebut akan mengubah sedikit karakter Suzzanna. Tapi jangan khawatir, secara keseluruhan tetap mempertahankan sisi-sisi yang menjadi ikonik Suzzanna.

"Suzzanna dulu saya lihat banyak sisi jail atau komedinya. Tapi karakter komedi di film terbaru diperankan karakter lain. Mungkin itu bisa jadi sebuah perbedaan," pungkasnya.

Salut dengan kerja keras dari aktris sebesar Luna Maya ini ya, Millens. Dia mau terus belajar meski memerankan sosok legendaris itu tantangannya banyak. Kamu bisa segera menyaksikan akting Luna Maya ini pada awal Agustus nanti. Bersiaplah! (Fitroh Nurikhsan/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Temuan Prasasti di Klaten Bukan yang Pertama, Diduga Terhubung dengan Dua Prasasti Era Kolonial

18 Jun 2026

AMSI Dorong Kolaborasi Media untuk Menghadirkan Informasi Iklim yang Lebih Kredibel

19 Jun 2026

Kenapa Harga Pertamax Belum Turun Meski Ada Penurunan Harga Minyak Dunia? Ini Faktor yang Mempengaruhinya

20 Jun 2026

Mengapa Kebo Bule Selalu Hadir dalam Kirab Malam 1 Suro? Begini Sejarah dan Maknanya

21 Jun 2026

Melihat yang Luput: Dari Kudus, Festival Film Anak Bangsa Menyalakan Ruang Bagi Cerita-Cerita Kecil

22 Jun 2026

Kenali Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 Asli, Jangan Sampai Tertipu Oknum Mengatasnamakan BPS

23 Jun 2026

B50 Siap Beredar Juli 2026, Pemerintah Optimistis Tak Perlu Lagi Impor Solar

24 Jun 2026

Mendag Tegaskan NIB untuk Penjual Online Bukan untuk Pungutan Pajak

25 Jun 2026

5 Alasan Penting Mengapa Anda Harus Mengunjungi Dunia Fantasi Ancol Tahun Ini

25 Jun 2026

Dasun di Lasem, Galangan Kapal yang Pernah Menopang Armada Majapahit hingga Demak

26 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: