BerandaInspirasi Indonesia
Selasa, 23 Mar 2020 11:15

Kekuatan Mental dan Ketulusan Dewa dalam Membela PSIS Semarang

Dewangga saat ditemui di rumahnya. (Inibaru.id/ Audrian F)

Muda dan berbakat. Begitulah jika menggambarkan pemain belakang PSIS Semarang Alfreanda Dewangga Santosa. Pemain berusia 19 tahun ini sudah kerap dipakai jasanya oleh Dragan Dukanovic untuk mengawal sisi kiri pertahanan PSIS Semarang.

Inibaru.id - Percakapan santai saya dengan Dewa, sapaan akrab Alfreanda Dewangga diselingi dari pertanyaan remeh mengenai bagaimana dia menjaga vitalitas di lapangan. Nggak disangka dia menjawab dengan serius. Di mengaku harus pintar-pintar menjaga kondisi tubuh. Dia membocorkan ke saya ada minuman khusus yang kerap dia konsumsi rutin saban hari.

“Mungkin karena untuk daya tahan tubuh saya minum vitamin atau suplemen. Kalau dari dokter tim sendiri sih, disarankan makan yogurt,” jelas Dewangga saat ditemudi di kediamannya, Jalan Pucang Anom Timur, Pucang Gading, Kabupaten Demak pada Selasa (10/3).

Dewangga selalu berlatih keras. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

Dia juga bercerita bahwa menjadi pemain bola saat ini berbeda dengan zaman dahulu, terutama dari segi hubungan dengan fans. Kalau dulu mungkin penggemar harus datang ke stadion dulu agar bisa menyapa atau menemuinya langsung. Namun semenjak era media sosial, semua terkoneksi mudah.

Namun, kemudahan tersebut kadang menjadi bumerang. Kejadian nggak mengenakkan sempat dia alami. Kala itu dia membuat kesalahan saat melawan Malaysia di Piala AFF U-19. Sontak, ribuan komentar warganet langsung menghujani akun media sosialnya.

Menjadi pemain bola membutuhkan mental yang cukup kuat. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

“Saat itu saya bikin penalti saat lawan Malaysia. Di menit akhir pula. Sehabis itu semua orang langsung menghujat. Ya, meskipun memengaruhi mental, saya mencoba mengabaikannya,” ujar Dewa.

Saat di posisi tersebut, orang terdekat atau teman satu tim, punya peran besar dalam memulihkan mentalnya. Alhasil dia tetap kuat menanggung semua itu.

“Teman-teman tetap support saya. Saya senang semua masih percaya saya,” ujar pemain yang mengaku dekat dengan Joko Ribowo, Khomarudin, dan M Ridwan ini.

Bermain di PSIS Semarang memang murni menjadi keinginannya. Menurut saya, pinangan PSIS ini sedikit terlambat. He. FYI, sebelumnya ada sejumlah tim yang sudah berusaha mengkontak Dewa, yaitu Bali United, Arema FC, dan Persija Jakarta.

“Saya pilih PSIS saja. Saya senang di sini. Selain itu dekat juga dengan rumah,” kata Dewa.

Dewangga tulus membela PSIS Semarang. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

Dia juga menambahkan, klub-klub lain yang mengincarnya tadi berlomba-lomba menyodorkan kontrak dengan nilai besar. Namun dia mengaku kalau nggak terlalu mengejar materi melainkan kenyamanan dalam bermain.

“Saya mementingkan kenyamanan dulu. Saya nyaman di PSIS. Kalau rezeki semua sudah ada yang mengatur,” pungkasnya.

Dalam waktu dekat ini, Dewa hanya ingin memenangi semua laga bersama PSIS Semarang. Selain itu dia punya misi tersendiri untuk mendapatkan posisi inti agar bisa terus bermain di setiap pertandingan.

Jadi begitulah, rahasia dan misi Dewa untuk PSIS Semarang. Sukses terus, Dewa! (Audrian F/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: