BerandaInspirasi Indonesia
Selasa, 27 Mei 2019 14:12

Berkenalan dengan Akbar Mashti, Bapak Es Krim Bastani dari Iran

Salah satu kedai es krim Akbar Mashti di Shiraz, Tehran. (Tripadvisor)

Akbar Mashti adalah pencipta bastani, es krim yang kini menjadi salah satu kuliner populer di Iran. Jatuh-bangun usaha Akbar Mashti nggak lepas dari usaha kawannya, Mohammad Rish. Yuk, simak gimana perjalanan bastani menjadi es krim terfavorit warga Tehran!

Inibaru.id – Akbar Mashti menginjak usia 42 tahun ketika mendirikan kedai es krim pertamanya di Tehran, Iran. Bersama seorang teman bernama Mohammad Rish, dia menjalankan bisnis mereka pada akhir 1920.

Lelaki asal Desa Malayer ini berusaha merebut hati warga Tehran lewat es krim racikannya yang dinamainya Bastani. Setelah Mohammad Rish memutuskan mencari pekerjaan lain, Akbar Mashti tetap tekun menjalani bisnis tersebut.

Satu abad kemudian, bastani dikenal sebagai salah satu hidangan penutup terbaik dari negara bekas Kekaisaran Persia ini.

Mohammad Rish memiliki andil besar dalam membantu mengembangkan bisnis Akbar Mashti. Sebagai kolega, Mohammad Rish memiliki koneksi yang luas hingga membantu temannya menjalin hubungan baik dengan kerabat-kerabat Raja Persia, Mozafar-o-ddin Shah. Dari perkenalan itu pula, bastani buatan Akbar Masti makin dikenal para bangsawan.

http://www.simurgh.co.uk/wp-content/uploads/2018/11/Saffron-Pistachio-Persian-Ice-Cream.jpg

Bastani kini menjadi camilan terkenal di Iran. (simurgh.co.uk)

Bastani terbuat dari kuma-kuma yang dicampur dengan krim dan air mawar. Meski tampak aneh, nyatanya es krim ini enak dimakan.

Setelah memutuskan pensiun, Akbar Masthi lantas menyerahkan bisnisnya untuk dijalankan sang anak pada 1950. Sejak itu pula, bastani makin terkenal. Nggak sedikit warga setempat dan wisatawan luar negeri yang mengunjungi kedai es krim ini.

Gimana, pengin merasakan manisnya bastani? Untuk merasakan es krim ini, kamu nggak perlu jauh-jauh terbang ke Iran, kok. Inibaru punya resepnya untuk kamu.

(Baca Juga: Mencicipi Bastani, Es Krim Lembut dari Iran Untukmu Berbuka Puasa)

Kapan mau coba bikin bastani? (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: