BerandaInspirasi Indonesia
Sabtu, 28 Sep 2018 13:52

Asyiknya Jepret Mainan Bareng Komunitas Toys Photography

Memotret mainan menjadi minat para anggota komunitas Toys Photography Semarang. (Merdeka.com)

Nggak hanya mengoleksi mainan, para anggota komunitas ini juga mengabadikan mainan melalui seni fotografi.

Inibaru.id – Nggak hanya anak-anak, banyak orang dewasa yang juga hobi mengoleksi mainan. Atau, barangkali kamu termasuk salah seorangnya? He-he. Nah, tahu nggak, kalau ada komunitas yang hobi “mengoleksi” mainan melalui teknik fotografi?

Yap, nggak sekadar mengoleksi mainan, komunitas Toys Photography Semarang menyulap mainan menjadi karya seni melalui foto agar terkesan lebih hidup. Komunitas yang dibentuk pada 2015 tersebut aktif menggelar kegiatan hunting foto bareng demi memperoleh foto yang kece.

Merdeka.com (6/6/2018) menulis, komunitas yang memiliki setidaknya 50 orang anggota ini juga beberapa kali mengadakan pameran hasil foto, lo. Oya, mereka juga mengadakan gathering untuk saling tukar-menukar objek foto.

Penuh Tantangan

Salah satu hasil foto Toys Photography. (instagram.com/smgtoysgraphy)

Rosalinda Firdaus, anggota Toys Photography Semarang menuturkan, memotret mainan memberi kemudahan pada sang fotografer untuk mengarahkan gaya. Sang fotografer bisa leluasa mengatur penempatan mainan sebebas mungkin. Tetapi, seni fotografi ini memiliki tantangan lain. Mainan nggak bisa berekspresi, sehingga fotograger harus jeli dalam mengambil gambar.

“Tinggal pintar-pintarnya kita menggerakkan mainan dan membidik dari sudut yang tepat,” tutur kolektor action figure tersebut.

Ade Lukmono, salah satu penggagas komunitas Toys Photography Semarang menjelaskan, hal terpenting dalam pengambilan angle adalah membuat proporsi mainan dengan ukuran 1 banding 1. Selain itu, keahlian memposekan mainan agar terlihat hidup juga diperlukan.

Setelah asyik menjepret mainan, kamu bisa “memamerkan” hasil karyamu ke khalayak untuk menunjukan koleksi mainan sekaligus kemampuan fotografi yang kamu miliki.

“Itu biasanya menjadi bahan sharing atau evaluasi antar pencinta mainan untuk menghasilkan gambar yang lebih baik ke depannya,” jelas Ade.

Wah, seru, ya! Tertarik bergabung, Millens? (IB08/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: