BerandaIndie Mania
Kamis, 23 Mei 2018 15:55

Segera Rilis Album, Serempet Gudal Siapkan 12 Lagu

Serempet Gudal (Serempet Gudal)

Serempet Gundal akan merilis album baru November mendatang. Ada lagu apa aja ya dari band unik ini?

Inibaru.id – Kamu yang di Semarang pasti nggak asing dengan band Serempet Gudal. Ya, band yang digawangi oleh Sella (vokal), Ajeng (vokal), Eka (gitar), Bondan (gitar), Ennok (bass), Yulianto (keyboard), Panji (kendang), Inu (drum), Lutfi (marakas), dan Bonci (marakas) ini akan siap-siap merilis album terbaru mereka pada November mendatang. Wah, harus segera sisihin uang saku, nih!

Band yang lahir pada 3 Mei 2007 ini masih akan fokus mengangkat tema-tema sosial dalam album kedua mereka. Pertengahan Mei ini, mereka juga telah merilis lagu terbaru mereka yang berjudul "Dear PSIS".

“Jadi tahun kemarin kami janji pada PSIS (Persatuan Sepak Bola Indonesia Semarang), kalau PSIS bisa naik dari Liga 2 ke Liga 1, kami akan membuatkan lagu untuk mereka. Ternyata nazarnya terkabul, jadi kami buatkan lagu tersebut tahun ini sebagai bentuk dukungan kami,” tutur Erick, manajer Serempet Gudal.

Selain lagu tentang klub sepakbola Semarang tersebut, Serempet Gudal juga menciptakan lagu tentang bahaya narkoba yang berjudul "Yo Maman Yo". Erick mengungkapkan, lagu ini diciptakan untuk mengimbau anak muda supaya mereka waspada terhadap narkoba.

Serempet Gudal. (Qubicle.id)

Meski enggan membocorkan judul album terbaru mereka, Erick menyebutkan, pada album ini Serempet Gudal akan lebih mengeksplorasi warna musik mereka.

“Kami kan fokus ke orkes, tapi juga divariasi dengan metal, jazz, rock, dan lain-lain supaya lebih berwarna,” tambahnya.

Selain merilis album, satu mimpi yang masih dipupuk Serempet Gudal adalah untuk berkolaborasi dengan Pengantar Minum Racun (PMR), grup band legendaris pada 1980-an. Yap, bagi Serempet Gudal, PMR adalah salah satu band yang memengaruhi musikalitas mereka. Selain PMR, The Produk Gagah dan Pemuda Harapan Bangsa juga menjadi inspirasi band yang diawali dari kampus Universitas Dianuswantoro Semarang ini.

“Nanti pas rilis, kami berencana mau bikin konser tunggal. Jadi, Begudal Andal (sebutan penggemar Serempet Gudal) bisa beli album kami di sana atau di toko pernak-pernik kami,” pungkas Erick.

Serempet Gudal. (Youtube.com)

Berawal dari Teater

Sebelum membentuk Serempet Gudal, sepuluh personel band ini sejatinya sudah punya band masing-masing. Bermula dari seringnya berkumpul di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) teater Udinus, mereka kemudian sepakat untuk menamai band baru ini dengan cara mengocoknya seperti arisan. Dari beragam nama yang ditulis, keluarlah Serempet Gudal.

Kendati terkesan jorok, nama Serempet Gudal sejatinya memiliki makna yang mendalam bagi mereka. Gudal yang dalam bahasa Indonesia berarti kotoran gigi ini dimiliki oleh semua orang dari berbagai kalangan. Oleh karena itu, Serempet Gudal berharap musik mereka bisa dinikmati semua kalangan dan rezeki mereka terus menempel.

Serempet Gudal mengawali karirnya dari panggung teater kampus. Tawaran manggung pertama di luar kampus datang dari kafe Tebuko yang dulunya berlokasi di Sampangan, Kecamatan Gajah Mungkur. Nggak disangka, penampilan mereka mendapat apresiasi luar biasa dari pengunjung. Sejak itu, tawaran manggung mulai berdatangan.

Serempet Gudal. (Youtube.com)

Nggak hanya di Semarang, Serempet Gudal juga memperoleh apresiasi yang sama ketika manggung di Jakarta, Bali, dan Balikpapan. Dengan visi ingin memperkenalkan bahasa Jawa khas Semarangan ke seluruh Indonesia, band ini tetap mempertahankan karakter mereka untuk menggunakan lirik-lirik yang bertema Semarangan.

Semoga makin sukses, ya, Serempet Gudal! (Artika Sari/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Ternyata Bumi Kita Nggak Seburuk Itu, Simak Kabar Baik Pemulihan Alam Belakangan Ini!

21 Jan 2026

Kata Pakar Soal Makanan yang Bisa Bertahan Lebih dari 12 Jam

22 Jan 2026

Apakah Indonesia Sudah Memasuki Puncak Musim Hujan?

22 Jan 2026

Tradisi Unik jelang Ramadan; Nyadran 'Gulai Kambing' di Ngijo Semarang

22 Jan 2026

Bukan Cuma Rokok, Tekanan Finansial Juga Jadi Ancaman Serius buat Jantung

22 Jan 2026

Pantura 'Remuk' Pasca-Banjir, Pemprov Jateng Mulai Hitung Kerugian dan Siapkan Strategi Baru

22 Jan 2026

Menurut PBB, Dunia Sudah Memasuki Fase Kebangkrutan Air Global!

23 Jan 2026

Waktu-waktu Terburuk untuk Liburan ke Jepang pada 2026

23 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: