BerandaIndie Mania
Rabu, 5 Mar 2019 18:00

<em>Dilan 1991</em> Masuk <em>Box Office</em> Indonesia, Tahukah Kamu Maksudnya?

Dilan menjadi salah satu film yang selalu menembus jajaran box office Indonesia. (Kurio)

Dalam industri perfilman, istilah <i>box office</i> dan <i>blockbuster,/i> sering disebut dalam pemberitaan atau omongan kita. Namun, tahukah kamu apa perbedaan kedua istilah tersebut?

Inibaru.id – Penggemar Dilan dan Milea sedang berbunga-bunga nih! Yap, sejak tayang pada Kamis (28/2/2019) lalu, film ini berhasil masuk jajaran box office Indonesia, lo. Dalam waktu tiga hari saja, film ini berhasil meraup sekitar 2 juta penonton.

Dikutip dari Tribunnews, Selasa (5/3/2019), sekuel kisah cinta Milea dan Dilan itu sudah ditonton tak kurang dari 3.107.000 orang hingga Senin (4/3). Pencapaian ini dipastikan akan terus bertambah lantaran film berbujet Rp 20 miliar tersebut masih tayang di bioskop Tanah Air hingga kini.

Dilan 1991 juga dipastikan bakal tetap nyaman menduduki posisi tertinggi box office Indonesia 2019 lantaran pundi-pundi rupiah yang bakal masuk kantong Falcon Pictures sebagai perusahaan yang memproduksi film tersebut.

Eh, ngomong soal box office, kamu tentu nggak jarang mendengar istilah ini. Yuk, cari tahu!

Istilah box office kini diartikan sebagai film yang berhasil meraih pendapatan melampaui biaya produksinya. Semula, box office merujuk pada loket tiket. Istilah ini lahir karena penonton pada masa itu membeli tiket melalui sebuah lubang di jendela atau dinding. Konon, istilah ini juga digunakan dalam pertunjukan drama dan teater, Millens.

Jadi, kalau ada berita bahwa Dilan 1991 masuk jajaran box office di Indonesia, ini berarti pendapatan film yang diproduseri Ody Mulya Hidayat itu telah melampaui ongkos produksinya.

Blockbuster

Selain box office, ada pula istilah blockbuster. Meski sama-sama menakar keberhasilan film dari segi pendapatan atau keuntungan, keduanya memiliki perbedaan. Blockbuster digunakan untuk menyebut film-film dengan pendapatan luar biasa besar, sekitar 100 juta dolar AS.

Film jenis ini biasanya juga memiliki target pemasaran yang lebih luas. Film-film Marvel seperti Iron Man dan The Avengers adalah contoh film-film blockbuster.

Nah, gimana, sudah ada pencerahan? Jadi, jangan asal sebut, ya, dalam Mulai sekarang sebelum mengkategorikan film tersebut masuk jajaran blockbuster atau box office, cek dulu jumlah penonton dan biaya produksinya ya. He-he. (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Asal-usul Warmindo, Warung Mi Instan yang Berawal dari Burjo

31 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: