BerandaHits
Senin, 5 Jun 2022 09:39

Yang Harus Kamu Tahu Sebelum Melamar ke Perusahaan Startup

Informasi berikut barangkali bakal berguna buat kamu yang mau melamar pekerjaan di perusahaan startup. (Freepik)

Lingkungan kerja yang lebih segar hingga kemudahan menyalurkan kreativitas menjadi beberapa alasan fresh graduate melirik perusahaan rintisan atau startup. Tapi, sebelum kamu melayangkan lamaran, ada baiknya simak dulu informasi berikut ini.

Inibaru.id - Mungkin bagi sebagian generasi milenial, bekerja di startup atau perusahaan rintisan menjadi impian setelah lulus dari bangku kuliah.

Ketertarikan ini muncul lantaran lingkungan kerja yang casual namun dengan fasilitas kerja yang terjamin. Meski nggak bisa ditampik, banyak perusahaan startup yang harus terseok-seok atau bahkan gulung tikar, minat untuk memasuki dunia startup tetap ada. Maklum, bagi lulusan baru, bekerja di perusahaan rintisan juga artinya kesempatan untuk bisa mengembangkan keahlian yang dimiliki, sambil belajar hal baru.

Meski begitu, nggak semua perusahaan rintisan punya fasilitas dan kesempatan pengembangan yang sama bagi karyawannya. Sangat penting untuk mengetahui apa saja perbedaan antara dunia startup dengan perusahaan konvensional lainnya.

Lalu, apa saja sih yang harus kamu ketahui sebelum menjatuhkan pilihan untuk memulai jenjang karier di perusahaan rintisan atau startup?

Terbiasa dengan perubahan

Nggak seperti perusahaan berpengalaman yang sudah punya prosedur ajeg, perusahaan rintisan kerap membuat perubahan dengan cepat. Hal-hal mendasar seperti jabatan pekerjaan, tugas, rencana proyek hingga struktur pelaporan dapat sering dan cepat berubah. Bagi sebagian orang, perubahan yang terus menerus bisa membuat frustrasi bahkan jadi nggak fokus bekerja.

Terlebih lagi, jika kamu baru saja masuk ke dunia kerja, atau baru pindah dari perusahaan yang sudah mapan. Jadi untuk bekerja di perusahaan rintisan, kamu harus terbiasa dengan segala macam perubahan. Pastikan dirimu siap untuk setiap perubahan sehingga dapat beradaptasi dan siap menghadapi kesuksesan di dunia kerja.

Banyak belajar dari mentor

Sebagai informasi, perusahaan startup dimulai dengan individu brilian yang membawa sebuah ide, ditambah dengan investor dan orang-orang cerdas lainnya. Ketika mulai merasakan kesuksesan, perusahaan mungkin bakal merekrut profesional berpengalaman dan membantu perusahaan ke tingkatan berikutnya. Setelah para senior profesional ini bergabung ke perusahaan, karyawan yang telah bekerja berbulan-bulan sampai harus lembur bisa jadi kesal.

Kedatangan yang tiba-tiba dan langsung dapat jabatan penting bisa bikin sakit hati. Eits, meski kamu merasa 'terancam' akan kedatangan para senior ini, ingatlah bahwa mereka bukan pesaing melainkan mentor profesional. Jadikan ini kesempatan untukmu belajar, ya!

Multitasking

Perusahaan startup butuh orang-orang yang bisa meng-handle berbagai tugas alias multitasking. (Unsplash via Cosmopolitan)

Bekerja di perusahaan startup artinya kamu juga harus siap mengerjakan tugas di luar tanggung jawab utama yang kamu miliki. Kamu pasti sudah nggak asing lagi mendengar bahwa bekerja di startup berarti siap melakukan semua hal saat bekerja.

Meski secara teknis kamu mungkin punya tanggung jawab tertentu, tapi sesuai dinamika di kantor, kamu mungkin juga akan mengerjakan tugas lainnya. Ingat, perusahaan rintisan dipenuhi dengan karyawan yang bersemangat, sehingga kamu pun dituntut untuk punya loyalitas yang sama saat bekerja.

Harus bisa menilai risiko kantor

Startup dapat berkembang dengan cepat tapi juga bisa mengalami kerugian besar dalam kondisi nggak terduga. Hal ini sudah terbukti dengan banyaknya perusahaan startup yang tumbang. Ini menjadi poin penting untukmu memahami kondisi dan risiko kantor. Siapkan rencana cadangan bila terjadi sesuatu yang nggak mengenakkan.

Bekerja untuk startup mengharuskan kamu untuk menyesuaikan konsep tentang hari kerja karena kamu bisa bekerja di luar hari kerja, atau bahkan ketika kamu sedang libur. Tapi, bekerja di perusahaan rintisan juga bisa menjadi cara yang tepat untuk memulai karier dan mengembangkan diri.

Karena itu, persiapkan dirimu dan kuasai banyak keterampilan ketika memasuki dunia kerja, ya, Millens! (Para/IB21/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: