BerandaHits
Sabtu, 23 Mar 2018 14:50

BPOM RI Menarik 3 Merek Sarden dari Pasar

Cacing mati di dalam kemasan sarden instan. (Tribunnews.com)

Bagi kamu yang senang mengonsumsi sarden tampaknya harus lebih berhati-hati mulai sekarang. Beberapa waktu lalu ditemukan cacing mati di dalam kemasan sarden.

Inibaru.id - Sarden menjadi salah satu pilihan makanan instan yang lezat untuk dikonsumsi. Namun, beberapa waktu lalu beredar video yang menunjukan adanya cacing dalam kemasan sarden instan. BPOM RI lantas mengadakan pemeriksaan pada sarden instan yang beredar di pasaran.

Hasil pemeriksaan BPOM RI menyatakan terdapat tiga jenama (merek) sarden yang positif mengandung cacing. Ketiga jenama itu adalah Farmerjack, IO, dan Hoki. Kompas.com, Jumat, (23/3/2018), menulis, cacing yang ditemukan pada kemasan itu dalam kondisi mati.

"Hasil pemeriksaan dan pengujian BPOM RI menemukan adanya cacing dengan kondisi mati pada produk ikan makarel dalam saus tomat atau sarden kaleng berukuran 425 gram," kata Kepala BPOM Kepulauan Riau (Kepri) Yosef Dwi Irwan, Kamis (22/3) malam.

Kandungan cacing pada ketiga produk tersebut membuat BPOM Kepri harus menariknya dari pasaran. Produk yang mengandung cacing itu dinilai tidak layak untuk dikonsumsi. Selain itu, adanya cacing pada sarden dapat mengakibatkan reaksi alergi (hipersensitivitas) bagi konsumen yang sensitif terhadap makanan.

"Tidak saja memerintahkan importir untuk menarik, BPOM RI juga memerintahkan importir produk Farmerjack, IO, dan Hoki melakukan pemusnahan terhadap ketiga produk tersebut," ungkap Yosef.

Terkait kejadian tersebut masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati.

"Masyarakat diimbau untuk lebih cermat dan hati-hati dalam membeli produk pangan. Selalu ingat cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan," ujar Yosef.

Waduh, harus lebih berhati-hati dalam memilih produk sarden kemasan ya, Millens. Jangan hanya mengejar instan, tapi kamu juga harus mengutamakan kandungan dalam makanan itu. (AJ/IF)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: