BerandaHits
Jumat, 10 Okt 2019 11:29

Warganet Kesal dengan Politikus Arteria Dahlan, Wikipedia Jadi Sasaran

Arteria Dahlan. (Lintasparlemen)

Di salah satu program televisi yang tayang pada Rabu (9/10/2019), Arteria Dahlan terlihat sering menyela dan berbicara dengan nada tinggi terhadap Emil Salim. Warganet kesal dan mengubah informasi terkait Arteria Dahlan di situs Wikipedia.

Inibaru.id – Sejak tampil di salah satu program televisi pada Rabu (9/10/2019) semalam, nama Arteria Dahlan menjadi pembicaraan publik, khususnya di media sosial. Dalam acara yang membahas Perppu UU KPK ini, Arteria dianggap melakukan tindakan yang tidak terpuji, khususnya pada lawan debatnya.

Nggak hanya selalu memotong omongan lawan bicaranya, Arteria juga terlihat sering berbicara dengan nada tinggi, menuding-nuding, hingga menganggap sesat guru besar Universitas Indonesia, Emil Salim.

Sontak hal ini membuat warganet marah. Pada Kamis (10/10) pagi, topik "Arteria Dahlan" langsung menjadi trending topic Twitter di Indonesia. Kebanyakan warganet menyuarakan ketidaksukaan mereka pada perilaku Arteria dalam acara tersebut.

Nggak hanya mengungkapkan kekesalan atau ketidaksenangan pada Arteria, sebagian warganet bahkan melakukan gerak cepat dengan menyerbu laman Wikipedia Indonesia tentang informasi anggota DPR-RI tersebut. Informasi tentang Arteria disunting dan diberikan tambahan informasi yang isinya mengolok-olok politisi asal Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) tersebut.

“Arteria Dahlan adalah tukang bacot, pengacara, dan politisi gila hormat di Indonesia. Pada 23 Maret 2015, Arteria dilantik sebagai anggota DPR-RI menggantikan (oh hanya pemain pengganti) Djarot Syaiful Hidayat,” demikian hasil suntingan di Wikipedia.

Bahkan, di bagian informasi riwayat pendidikan, warganet menuliskan hasil pendidikan yang selama ini Arteria dapatkan adalah Nol Besar karena nggak memiliki etika. Di bagian informasi tentang Aktivitas, bahkan tertulis “Tukang Pemotong Pembicaraan dan Prokoruptor”.

Akun Twitter milik budayawan Goenawan Mohamad juga ikut mengkritik sikap Arteria. Menurut Goenawan, cara politikus 44 tahun itu menanggapi pandangan Dr. Emil Salim yang berbeda dengannya sangat buruk. Hal ini justru membuat citra DPR semakin buruk di mata masyarakat.

Kalau menurut Millens, apakah perilaku Arteria nggak sopan? (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengintip Sisi Lain Nusakambangan yang Indah di Pantai Bantar Panjang

11 Jan 2026

Waroeng Sate Pak Dul Tjepiring, Tempat Makan yang Juga Museum Mini

11 Jan 2026

Bahaya yang Mengintai saat Anak Terlalu Cepat Diberi Gawai

11 Jan 2026

Lebih dari Menikmati Kopi, 'Ngopi' adalah tentang Koneksi dan Ekspresi Diri

11 Jan 2026

Sungai Finke Sudah Mengalir Sebelum Dinosaurus Lahir

11 Jan 2026

Musim Hujan Bikin Para Ibu Gampang Capek dan Baperan? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

11 Jan 2026

Menilik Keindahan Curug Merak di Kabupaten Temanggung

12 Jan 2026

Cara Naik Kereta 36+3 di Jepang yang Santai dan Kaya Pemandangan Indah

12 Jan 2026

Belenggu Musim Baratan bagi Nelayan; Gagal Melaut dan Terjerat Lintah Darat

12 Jan 2026

Koperasi hingga Budi Daya Ikan, Upaya Pemkot Bantu Nelayan Semarang hadapi Paceklik

12 Jan 2026

3 Kode dari Tubuh Kalau Kamu Alami Intoleransi Gluten!

12 Jan 2026

Akses Jalan Mulai Terbuka, Desa Tempur Jepara Perlahan Bangkit Pascalongsor

12 Jan 2026

'Project Y', Film Korea Terbaru yang Duetkan Aktris Papan Atas Korea Han So-hee dan Jun Jong-seo

13 Jan 2026

Cerita Legenda Puncak Syarif di Gunung Merbabu

13 Jan 2026

Merti Sendang Curug Sari dan Kampanye 'Nggodog Wedang' Warga Pakintelan Semarang

13 Jan 2026

In This Economy, Mengapa Orang Masih Berburu Emas meski Harga Sudah Tinggi?

13 Jan 2026

Riset Ungkap Kita Sering Merasa Kebal dari Dampak Perubahan Iklim

13 Jan 2026

Bolehkah Makan Malam Cuma Pakai Buah?

13 Jan 2026

Sebenarnya, Boleh Nggak Sih Merokok di Trotoar Kota Semarang?

14 Jan 2026

Paradoks Memiliki Anak di Korea, Dianggap Berkah Sekaligus Kutukan Finansial

14 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: