BerandaHits
Rabu, 12 Jan 2021 19:25

Vaksin Covid-19 Disuntikkan di Lengan, Apa Beda Suntik di Lengan dan Bokong?

Suntik di lengan dan di bokong nggak sama, lo. (Communitytable)

Pernahkah kamu disuntik? Biasanya, dokter menyuntik di area bokong, tapi kenapa waktu imunisasi justru lengan yang disuntik? Hm, apa beda suntik di lengan dan bokong?

Inibaru.id – Penyuntikan merupakan proses memasukkan obat cair ke dalam tubuh melalui pembuluh darah arteri, otot, atau pun jaringan lemak. Jaringan ini terdapat pada kulit. Tindakan ini bereaksi lebih cepat dibanding obat yang diminum.

FYI, obat telan biasanya baru akan bekerja 1-2 jam setelah diminum. Sementara, obat yang disuntikkan akan bekerja lebih cepat dari itu, yakni hanya dalam hitungan menit.

Nah, kalau kamu perhatikan, ada dua tempat favorit untuk menancapkan jarum suntik. Dokter biasanya menyuntik di lengan atau pantat. Pantat lebih sering menjadi lokasi penyuntikan, khususnya kalau kita mengalami sakit tertentu. Sementara, lengan diperuntukkan untuk imunisasi. Apa bedanya?

Menyuntik di Bokong

Kamu nggak boleh tegang kalau mau disuntik di bagian bokong. (Netmums)

Bokong biasa dipilih untuk penyuntikan karena bagian ini gempal serta terdapat banyak otot dan pembuluh darah. Obat yang disuntikan dokter ke bagian bokong akan masuk melalui otot, sehingga bisa lebih cepat diserap.

Namun, hal ini menjadi lain ceritanya kalau kamu tegang saat disuntik. Alih-alih masuk ke otot, jarum suntik bisa jadi malah masuk ke daging. Lalu, kalau suntikan yang salah tempat itu terlalu dalam, kamu bakal merasa lebih sakit.

Rasa nyeri akan muncul beberapa saat setelah jarum dicabut nggak bertahan lama. Kendati begitu, kalau suntikan mengenai saraf di bokong, kamu bisa mengalami kesemutan, gangguan pergerakan, dan lain-lain.

Oya, tegang saat mau disuntik bisa berakibat cukup fatal, lo. Yap, karena bisa saja jarum suntik tersebut mengenai pembuluh darah. Akibatnya, kamu bakal mengalami sedikit pendarahan. Karena itu, biasanya dokter atau perawat berpesan untuk nggak tegang sebelum disuntik.

Suntik di Lengan

Imunisasi pada bayi biasanya menimbulkan bekas. (Shutterstock)

Dokter umumnya menyuntik bagian lengan untuk melakukan imunisasi, baik kepada bayi maupun orang dewasa. Alasannya, karena bagian tubuh ini mempunyai efek imun yang lebih tinggi ketimbang di bokong.

Menyuntik lengan juga lebih mudah dan nggak ribet karena mengarah ke pembuluh darah, nggak seperti penyuntikan di bokong yang diarahkan ke otot. Lagian, kebayang nggak sih kalau penyuntikan imunisasi di sekolah harus dilakukan di bokong? Nggak nyaman banget dong! Ha-ha.

Penyuntikan di lengan biasanya bakal membekas. Terkadang, bekas luka itu berubah menjadi bisul. Kalau "efek" itu muncul, kamu nggak perlu panik. Bekas suntikan ini nggak berbahaya, kok.

Luka atau bisul muncul karena vaksin yang disuntikkan mengandung bakteri baik yang hidup. Nah, secara alami tubuh melihat bakteri itu sebagai sesuatu yang asing. Karenanya, tubuh merespons dengan memunculkan bisul.

Nah, sudah paham kan beda suntik di lengan dan bokong? Jadi, kalau giliran dapat vaksinasi Covid-19, gulung lengan baju ya, jangan malah buka celana! Ha-ha. (Bob/IB21/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: