BerandaHits
Kamis, 26 Jun 2019 13:00

Umat Lintas Agama Semarang Ikuti Halalbihalal dan Peringati 3 Tahun Perjuangan Lawan Intoleransi

Peserta halalbihalal Persaudaraan Lintas Agama (Pelita) pada Kamis (20/6/2019). (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Ada yang berbeda di aula Gereja Keluarga Kudus Atmodirono, Kamis (20/6/2019) lalu. Ratusan umat dari berbagai agama tampak berkumpul untuk saling memaafkan a.k.a halalbihalal dalam tradisi Muslim di Indonesia. Acara itu juga digelar sekaligus sebagai perayaan hari jadi ke-3 Persaudaraan Lintas Agama (Pelita).

Inibaru.id - Tak terasa, sudah tiga tahun Persaudaraan Lintas Agama (Pelita) aktif berkontribusi meredam intoleransi di Kota Semarang. Merayakan hari jadinya yang ke-3, para muda Pelita sekaligus menggelar perayaan di Aula Gereja Katolik Keluarga Kudus Atmodirono Semarang, Kamis (10/6/2019).

Lantaran masih dalam suasana Lebaran, perayaan yang juga dihadiri para pemuka dan peserta lintas agama dan kepercayaan di Kota Semarang itu juga sekaligus dijadikan sebagai ajang halalbihalal. Acara yang bertempat di Jalan Atmodirono No 8, Kelurahan Wonodri, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, itu pun berlangsung khidmat.

Tanpa canggung, seluruh peserta tampak saling bercengkerama. Suasana itu bertambah hangat dengan iringan keroncong dari gereja.

Acara berlangsung hangat dengan iringan keroncong dari gereja setempat. Jauh dari kesan hura-hura, acara ini penuh dengan refleksi makna keberagaman. Tujuh pemuka agama dan kepercayaan yang hadir juga turut memberikan testimoni terhadap kontribusi Pelita dalam meredakan berbagai fenomena intoleransi di Kota Semarang.

Peserta diajak bernyanyi oleh grup musik gereja setempat. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Pendeta Kristen Unitarian Arianto Nugroho mengungkapkan bahwa Pelita adalah wadah bagi pemuda yang nggak meninggalkan sisi sosial dan kebangsaan dalam beragama.

Sepakat dengan hal tersebut, para pemuka agama lain yang mewakili peserta pun menyatakan bahwa Pelita adalah wadah untuk menjaga kesatuan dalam bingkai keberagaman.

Lagu Nasional

Guna memupuk nasionalisme, acara juga diselingi dengan sejumlah nyanyian lagu nasional. Dengan diiringi saksofon dan diterangi cahaya lilin yang menyala temaram, para peserta turut larut dalam lagu-lagu pembangkit persatuan tersebut. Duh, benar-benar bikin merinding mendengarnya!

Menuju acara inti, para peserta serta seluruh pemuka agama saling bersalaman. Sejumlah peserta muslim bahkan nggak segan mencium bolak-balik tangan pemuka agama lain seperti yang mereka lakukan terhadap para kiai junjungan mereka.

Pemuka agama dan kepercayaan memimpin renungan. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Setiawan Budi, Koordinator Pelita, dalam kesempatan itu berharap, tahun ini dan seterusnya nggak ada lagi peristiwa intoleransi di Semarang.

“Semoga semakin kondusif, “ tuturnya.

Menurutnya, intoleransi di pada 2018 dan awal 2019 di Kota Semarang menunjukkan penurunan. Hal ini, lanjutnya, tentu menjadi kabar baik bagi Pelita yang nggak pernah absen mengawal kasus intoleransi, khususnya di Kota Semarang.

Damailah Semarang! Semoga kerukunan antarumat beragama seperti ini nggak pernah pudar ya, Millens! (Zulfa Anisah/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: