BerandaHits
Jumat, 24 Mei 2018 11:13

Ukur Air Bumi, SpaceX Luncurkan Satelit Kembar

SpaceX luncurkan sepasang satelit untuk mendeteksi peta air. (Nationclip.com)

SpaceX meluncurkan sepasang satelit untuk mengukur perubahan kenaikan air, pencairan es, dan kekeringan di Bumi pada Selasa (22/5/2018). Seperti apa cara kerja dua satelit ini?

Inibaru.id – Dua satelit seukuran mobil sport diluncurkan SpaceX pada Selasa (22/5/2018) di Pangkalan Udara Vandenberg, California. Satelit kembar hasil kerja sama SpaceX dengan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dan Pusat Riset Jerman untuk Geosains (GFZ) itu diluncurkan pada pukul 12.47 waktu pasifik. Satelit kembar ini diluncurkan untuk mengukur perubahan kenaikan permukaan air laut, pencairan es, dan kekeringan di Bumi.

Gracefo.jpl.nasa.gov, Selasa (22/5) menulis untuk menempatkan ke orbit, satelit kembar dari Gravity Recovery and Climate Experiment Follow-On (GRACE-FO) itu diangkut pesawat luar angkasa untuk ditempatkan di orbit 490 km di atas Bumi, 10 menit usai diluncurkan. Dua satelit kembar senilai 521 juta dolar AS atau sekitar Rp 7,34 triliun itu bakal mengelilingi bumi setiap 90 menit sekali.

Satelit kembar itu merupakan kelanjutan dari GRACE yang diluncurkan 2002 silam. GRACE berfungsi untuk melacak berapa banyak es yang mencair setiap tahun di Greenland dan Antartika hingga 2017. Nah, satelit kembar inilah yang menggantikan GRACE.

Mengenai cara kerjanya, kedua satelit itu bakal megambil data mengenai air laut saat es mencair serta volume akuifer saat hujan turun sangat deras di wilayah tertentu. Data tersebut kemudian akan dibandingkan dengan data massa air pada bulan atau tahun sebelumnya di daerah yang sama.

Setelah mendapatkan data tersebut, satelit dapat melaporkan wilayah mana yang memiliki kandungan air yang besar dan wilayah mana yang memiliki kandungan air sedikit. Laporan itu dibuat dalam bentuk peta air dan dilaporkan setiap 30 hari sekali. Dengan data tersebut, peneliti dapat mengetahui pergerakan massa yang ada di sekitar Bumi hingga lima tahun mendatang.

Semoga data hasil pengukuran satelit itu bisa bermanfaat baik untuk ilmu pengetahuanmaupun pemerintahan ya, Millens. (IB15/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: