BerandaHits
Selasa, 4 Mei 2020 18:30

Tren Busana Lebaran di Tengah Pandemi, Apa Kata Desainer Pinky Hendarto?

Pinky Hendarto. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Pandemi corona yang bikin orang cemas dan waspada rupanya juga memengaruhi model pakaian yang bakal dipilih orang untuk merayakan Idulfitri kali ini. Selain model, warna apa sih yang jadi tren tahun ini?

Inibaru.id - Musim pagebluk bikin kondisi ekonomi kita ambruk. Cerita sedih di mana-mana, bahkan menjelang perayaan Idulfitri yang tinggal beberapa minggu. Saat-saat sekarang ini, mungkinkah orang masih berpikir tentang baju Lebaran?

Pertanyaan itu begitu mengusik saya dalam beberapa hari terakhir, bahkan saat bertemu Pinky Hendarto belum lama ini. Desainer gaun pesta asal Kota Semarang itu pun tampak begitu memikirkan tren Idulfitri tahun ini.

Menurut Pinky, sapaan karibnya, pandemi corona yang sedang berkecamuk di Indonesia dalam beberapa bulan ini telah menyebabkan tren fesyen mandek dan stagnan.

“Karena sebelum Ramadan sudah ada corona, ya pet (mandek),” tutur perempuan berambut sebahu tersebut.

Warna busana yang disukai. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Kalau pun ada tren, lanjutnya, fesyen itu bakal sangat menyesuaikan keadaaan, di antaranya terkait warna dan model busana yang hendak dipilih.

“Karena Lebaran harus tampil prima dan cantik, warna cantik yang umum dipilih," kata Pinky saat memberi tips warna bagi siapa pun yang pengin membuat atau membeli baju Lebaran. "Suasana gembira biasanya, ya, bunga-bunga atau warna cerah."

Pinky menyebutkan, beberapa warna seperti warna milk, warna kulit, serta abu-abu, sedang diminati akhir-akhir ini. Kendati demikian, warna hitam, merah, dan putih, menurutnya selalu punya penggemarnya sendiri.

Sementara, untuk model busana, perempuan yang sudah terjun ke dunia fesyen selama 30 tahun ini menyarankan, sebaiknya kita memilih busana yang simpel dan nggak berlebihan. Hal ini berkaitan dengan kondisi pandemi yang bikin semua orang cemas dan waspada.

“Dalam suasana cemas, ya, pilih yang lebih praktis, bukan (busana) yang panjang dan mekrok (mengembang),” paparnya.

Fesyen Baju Rumahan

Pinky Hendarto saat berada di butiknya. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Alih-alih fesyen yang bakal dikenakan saat Lebaran, Pinky justru melihat tren fesyen yang sedang diminati saat ini adalah busana rumahan. Hal ini terkait dengan kebijakan pembatasan aktivitas sosial oleh pemerintah yang menyebabkan seseorang harus tetap tinggal dan beraktivitas di rumah.

“Baju yang nyaman di rumah sih (yang bakal ngetren), tapi yang bikin kumpul keluarga nggak membosankan; Misal daster, tapi harus tetep bagus,” ujar Pinky.

Selain baju, Pinky menambahkan, masker juga bakal menjadi tren fesyen di Indonesia. Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memakai masker membuat pelindung mulut itu nggak cuma jadi semacam kebutuhan, tapi juga keindahan.

Saya sepakat. Belakangan memang mulai banyak desainer yang menjual masker dengan motif unik, bentuk yang modis, dan nggak jarang dibikin senada dengan pakaian yang dikenakan. Perihal ini, Pinky mengaku butiknya juga mulai membuatnya.

Cerita yang menarik dari Mbak Pinky! Nah, buat kamu yang galau ber-Lebaran pakai baju apa, nggak ada salahnya mengikuti saran Pinky Hendarto. Atau, kamu punya ide busana sendiri? (Zulfa Anisah/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

BRIN Targetkan Luncurkan Satelit NEO-1 pada Januari 2027, Tonggak Kemandirian Teknologi Antariksa Indonesia

13 Jul 2026

Indonesia dan India Berkolaborasi Konservasi Candi Prambanan, Perkuat Pariwisata Budaya Kelas Dunia

14 Jul 2026

Warisan Sejarah Indonesia Kembali, Dua Arca Buddha Kuno Dipulangkan dari AS

14 Jul 2026

4 Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Makanan Berbahan Tepung Tapioka Terbaik 2026 Versi Taste Atlas

15 Jul 2026

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: