BerandaHits
Rabu, 10 Apr 2018 21:23

Transhipment, Modus Baru Pencurian Ikan di Perairan Indonesia

Penangkapan kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia. (Papuabaratoke.com)

Pemerintah Indonesia menemukan modus baru yang digunakan untuk mencuri ikan di perairan Indonesia yakni transhipment. Dengan modus ini, kapal asing cukup menunggu ikan dari kapal nelayan Indonesia di luar perairan Indonesia.

Inibaru.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) baru saja menemukan modus baru yang dilakukan para pencuri ikan luar negeri di perairan Indonesia. Cara itu disebut transhipment yakni peralihan ikan dari kapal nelyan Indonesia ke kapal asing yang dilakukan di luar perairan Indonesia.

Dengan modus ini, kapal asing nggak perlu mencuri langsung ikan dari perairan Indonesia. Mereka cukup menunggu di luar wilayah perairan Indonesia untuk menerima ikan dari kapal nelayan Indonesia.

Kompas.com, Senin (9/4/2018) menulis Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebut modus itu ditempuh setelah masifnya penenggelaman ikan yang dilakukan KKP terhadap kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia.

"Memang kapal Indonesia yang menangkap ikan tapi mereka mengorganisasi penjemputan di tengah laut. Ini jelas pelanggaran karena ekspor ilegal," terang Susi.

Modus baru ini terungkap setelah penangkapan kapal STS-50 berbendera Kamboja oleh TNI-AL atas perintah Interpol di perairan Pulau Weh, Aceh pada Jumat (6/4). Sebanyak 40 awak kapal juga turut diamankan. Dua puluh di antaranya diketahui berkewarganegaraan Indonesia, sedangkan sisanya adalah warga Rusia dan negara di sekitarnya. Selain itu, ditemukan pula 600 buah alat tangkap gillnet dengan panjang satuannya mencapai 50 meter.

Saat ini, semua awak kapal sedang diinterogasi tim gabungan dari TNI-AL, KKP, dan penyidik Polri. Hal ini karena kelompok tersebut diduga tergabung dalam satu kesatuan tertentu.

Kapal STS-50 sudah lama menjadi buronan Interpol. Kapal ini juga terdaftar sebagai kapal illegal unreported and unregulated fishing dalam RFMO Convention for the Conservation of Antarctic Marine Living Resources. Kendati berbendera Kamboja, kapal ini ternyata nggak mempunyai kewarganegaraan sehingga dapat dirampas dan digunakan untuk kepentingan publik atau ditenggelamkan sesuai peraturan yang berlaku.

Waduh, nggak mau kapalnya ditenggelamkan akhirnya memakai modus baru ya, Millens. Semoga ke depannya perairan Indonesia semakin aman dari para pencuri. (IB16/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: