BerandaHits
Rabu, 12 Jan 2021 18:00

Tragedi Anatahan; Ketika Seorang Perempuan Muda Tinggal di Pulau Terpencil bersama 31 Tentara

Kazuko Higa menjadi satu-satunya perempuan di Pulau Antahan. Foto di atas diambil setelah Higa diselamatkan dari pulau. (Wikipedia)

Kira-kira apa yang akan terjadi jika seorang perempuan satu pulau dengan puluhan lelaki? Nama perempuan itu adalah Kazuko Higa. Dia terpaksa tinggal di Pulau Anatahan yang terpencil bersama 31 lelaki yang merupakan tentara pelarian Jepang pada Perang Dunia II. Seperti apa nasib Kazuko di sana?

Inibaru.id – Nama Kazuko Higa terkenal di masyarakat Jepang hingga diangkat ke layar lebar yang berjudul Tokyo Jima dan versi Perancis berjudul Fever Over Anatahan. Selain itu namanya juga diabadikan dalam sebuah buku berjudul The Lost Men of Antahan oleh Teiji Fukami dan Wilbur Cross.

Kamu nggak akan nyangka kalau Kazuko menjadi terkenal akibat kisah pilunya di pulau Anatahan dan menjadi rebutan 31 lelaki. Kisahnya berawal dari pernikahannya dengan sang pujaan hati pada umurnya yang masih 18 tahun.

Suami Kazuko sebagai seorang supervisor yang bekerja di Kota Nanyang membuat kehidupannya begitu mapan. Kazuko kemudian dia diboyong oleh suaminya yang dipindahtugaskan tersebut ke pulau Anatahan bersama sejumlah karyawan pada 1944.

Kala itu bertepatan dengan Perang Dunia ke-II, pulau Antahan menjadi sasaran serangan tentara Amerika. Hal tersebut membuat suami Kazuko menghilang. Dia akhirnya rela dipersunting bos dari suaminya tersebut.

Kazuko dan para tentara nggak bersedia keluar pulau karena nggak percaya pada tentara Amerika (Google)

Namun nggak berselang lama, serangan kembali menerjang pulau tersebut tepatnya pada 12 Juli 1944 yang menyebabkan 31 prajurit melarikan diri dan berlindung di pulau tersebut. Pada 15 Agustus 1945, Amerika mengumumkan bahwa mereka telah bebas sehingga penduduk berbondong-bondong keluar pulau.

Namun nggak demikian dengan Kazuko dan 31 tentara tersebut. Mereka memilih tinggal karena nggak percaya dengan informasi dari pihak musuh (Amerika). Jadilah Kazuko tinggal di pulau tersebut dengan suami dan 31 tentara Jepang yang masih bertahan.

Saling Bunuh demi Kazuko

Kehidupan di pulau membuat mereka melakukan segala cara untuk tetap bertahan hidup. Saat mereka tengah berburu, ditemukanlah empat pucuk senjata api rusak dan beberapa bahan peledak. Namun setelah diperbaiki, dua senjata api masih bisa dipakai.

Bukannya untuk melindungi diri, senjata tersebut justru menjadi malapetaka. Siapapun yang memiliki senjata tersebut otomatis menjadi yang terkuat dan berhak memiliki Kazuko yang notabene satu-satunya perempuan di pulau tersebut.

Hingga akhirnya 31 tentara tersebut memperebutkan Kazuko. Bagaimana enggak, Kazuko bak ratu karena jadi satu-satunya perempuan di pulau tersebut. Mereka bahkan saling membunuh untuk mendapatkan senjata tersebut agar dapat memiliki Kazuko dan berhubungan badan dengannya.

19 tentara yang tersisa di pulau. (Google)

Kisah lain menyebutkan Kazuko menikah hingga empat kali dengan tentara berbeda di pulau tersebut untuk mengakhiri perikaian. Namun suami Katsuko selalu terbunuh. Sebanyak 11 orang terbunuh dan salah satunya ditemukan dengan 13 luka tusuk.

Melihat situasi tersebut nggak lantas bikin Kazuko pasrah. Selama sebulan, dirinya mencoba melawan dan keluar dari pulau tersebut. Hingga akhirnya seorang prajurit Amerika menyelamatkannya dengan membawanya keluar pulau dan membawanya kembali pada keluarganya di Okinawa.

Akhirnya pada 31 desember 1951, tentara yang masih tersisa menyerah dan oleh tentara Amerika mereka dikembalikan pada keluarga masing-masing. Duh, miris banget kisah Kazuko Kazuko ini ya, Millens! (Kum/IB27/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: