BerandaHits
Selasa, 16 Jun 2025 13:16

Tradisi Unik di Jepang; Ungkapkan Cinta lewat Kancing Kedua!

Tradisi memberikan kancing kedua bisa dilihat di serial 'Teaching Master Takagi-San'. (Netflix)

Seringkali, tradisi memberikan kancing kedua dilakukan anak-anak sekolah jelang acara perpisahan. Yang memberikan adalah anak laki-laki ke perempuan yang disukai.

Inibaru.id - Setelah tertunda hingga berbulan-bulan lamanya, saya akhirnya terpikir untuk menyelesaikan serial Teasing Master Takagi-san (2024). Alasannya, karena sudah menonton habis versi film dengan judul yang sama yang merupakan sekuel dari serial tersebut.

Setiap episode dari serial ini hanya berdurasi setengah jam, sehingga saya bisa menyelesaikan sekitar 4 episode yang tersisa dengan cepat. Nggak hanya akhirnya memahami seperti apa hubungan antara Takagi dan Nishikata tatkala SMP, saya malah menemukan sebuah tradisi unik yang ada di Jepang.

Tradisi itu adalah ungkapan cinta lewat kancing kedua. Sedikit bocoran (ehm, buat yang belum nonton, skip saja ya), adegan ini ada pada episode ke-7 ketika mereka akan naik ke kelas tiga. Takagi melihat satu teman sekelasnya yang diberi kancing kedua dari jas sekolah milik temannya.

"Beruntung sekali dia mendapatkan kancing kedua. Pasti mereka saling menyukai," ucap Takagi kepada Nishikata.

Saat Takagi akan pindah sekolah, Nishikata kemudian berinisiatif untuk melakukan hal serupa, yaitu memberikan kancing kedua jas sekolahnya. Alasannya, dia sangat senang dengan persahabatan mereka meski kerap dikerjai Takagi selama ini.

Tradisi sejak Perang Dunia II

Tradisi memberikan kancing kedua sudah eksis sejak Perang Dunia II. (X/miurenne)

Tradisi ini ternyata cukup sering dilakukan oleh siswa sekolah di Jepang, khususnya oleh murid-murid remaja yang sudah mulai jatuh cinta atau menyukai lawan jenis. Karena yang memakai jas di sekolah biasanya adalah anak laki-laki, yang memberikannya adalah laki-laki ke perempuan.

Mengapa kancing kedua? Konon karena jika dihitung dari bagian leher jas, kancing ini lokasinya paling dekat dengan hati. Maka, pemberian kancing ini menjadi simbol kasih sayang atau cinta yang paling dalam.

Yang menarik, tradisi ini sudah eksis puluhan tahun, tepatnya pada Perang Dunia II. Pada era peperangan itu, banyak tentara Jepang memberikan kancing keduanya ke orang yang mereka cintai saat berpamitan ke medan laga, karena belum tentu mereka bisa kembali.

Dulu, yang diberi kancing kedua seringkali adalah istri, anak, atau anggota keluarga lainnya. Ada juga yang memberikan ke kekasih mereka.

Nah, tradisi ini masih dilakukan sampai sekarang, khususnya di kalangan anak sekolah pada acara perpisahan. Alasannya, bisa jadi saat naik ke jenjang pendidikan berikutnya seperti SMA atau perguruan tinggi, mereka akan berpisah.

Unik juga ya tradisi memberikan kancing kedua di Jepang ini, Millens? Kalau di tempatmu, adakah pemberian kepada orang tercinta yang juga menarik untuk dilestarikan? (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: