BerandaHits
Kamis, 23 Jun 2021 10:19

Tips Anti Nyasar Saat Memakai Google Maps

Ada cara agar saat memakai Google Maps kamu nggak bakal kesasar. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Kamu pasti sering mendengar orang yang justru nyasar gara-gara memakai Google Maps saat berkendara. Nah, biar nggak ikut-ikutan mengalami hal ini, terapkan dulu deh tips untuk memakainya ini.

Inibaru.id – Beda dengan di zaman dahulu di mana saat kita menanyakan alamat, kita harus turun dan bertanya ke orang-orang sekitar, sekarang beda. Berkat adanya Google Maps atau GPS, kita tinggal menyalakan ponsel dan mencari alamat yang dituju. Sayangnya, meski sudah ada teknologi ini, masih banyak yang nyasar, lo.

Alasan nyasarnya ada beragam, Millens. Terkadang, Google Maps mengarahkan kita ke jalan kecil yang membuat kita bingung. Namun, bisa juga karena kita sering nggak bisa benar-benar membaca Google Maps sehingga akhirnya nyasar. Nah, biar hal ini nggak sampai terjadi, sebaiknya terapkan beberapa tips ini deh.

Pastikan Kamu Memilih Jenis Kendaraan di Google Maps

Ini beneran penting lo. Sebelum kamu memutuskan untuk memulai rute ke tempat tujuan, cek dulu jenis kendaraan apa yang tersedia di Google Maps. Contohnya, kalau kamu memilih rute untuk mobil, bisa jadi akan diarahkan ke jalan bebas hambatan atau jalan tol. Padahal, kamu naik sepeda motor, tentu bakal ribet, kan?

Sebaliknya, kalau kamu naik mobil tapi memilih jalur sepeda motor, bisa jadi rutenya malah masuk ke jalan-jalan sempit atau jalan tikus. Tentu kamu akan kebingungan dan mudah nyasar. Jadi, pastikan dulu rutenya sesuai dengan kendaraan yang sedang kamu pakai.

Pelajari Dulu Rutenya, Jangan Asal Langsung Pencet “Mulai”

Meski sudah memakai teknologi tinggi, terkadang Google Maps mengarahkan kita ke rute-rute yang aneh, lo. (Flickr/Stock Catalog)

Ini juga penting, lo, Millens. Sebelum kamu memulai perjalanan dengan Google Maps, pelajari dulu rute yang disediakan. Jadi, kamu bisa memprediksi akan lewat jalan mana saja. Sebagai contoh, kamu jadi tahu bakal masuk jalan tol, area perkampungan, sawah, atau hutan. Jadi kamu pun nggak akan kebingungan di tengah jalan.

Selain itu, kamu bisa memilih sejumlah rute untuk mengetahui tingkat kemacetannya. Hijau biasanya menandakan jalanan lengang, sementara oranye atau merah menandakan jalanan lebih padat. Jadi, kamu bisa memilih deh jalur mana yang paling cepat untukmu.

Tetap Fokus Mengemudi

Meski memakai ponsel atau peralatan GPS, kamu harus tetap fokus mengemudi dan memperhatikan jalan, ya Millens. Kamu bisa kok menyalakan fitur perintah suara saja untuk membantumu menemukan jalan yang tepat.

Dengan fokus mengemudi, kamu bisa melihat petunjuk jalan, arah, atau tanda-tanda lainnya. Kombinasi antara Google Maps dan melihat petunjuk jalan tentu akan memudahkanmu mencari tujuan.

Jangan Malu Bertanya ke Warga Sekitar

Kalau Google Maps sudah membuatmu kebingungan, nggak ada salahnya deh kembali ke cara tradisional namun ampuh, yakni bertanya ke warga sekitar. Apalagi jika rutenya terlihat mencurigakan seperti mengarah ke jalanan sepi, hutan, atau tempat-tempat yang sepertinya bakal sulit untuk dilalui. Setidaknya kamu bisa kembali ke jalanan yang lebih baik, kok, Millens.

Jadi, sudah tahu kan Millens cara memakai Google Maps atau GPS agar nggak sampai nyasar? (Det/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: