BerandaHits
Jumat, 16 Feb 2023 17:39

Tiga Pesan Ganjar untuk Perkembangan Kabupaten dan Kota di Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuka acara High Level Meeting Koridor Ekonomi, Perdagangan, Investasi, Pariwisata Jawa Tengah (Keris Jateng), di PO Hotel Semarang, Kamis (16/2/2023). (Jatengprov)

Provinsi Jawa Tengah sedang gencar mencari investor yang mau berinvestasi di Jateng. Dalam momentum High Level Meeting Koridor Ekonomi, Perdagangan, Investasi, Pariwisata Jawa Tengah (Keris Jateng), ganjar menyampaikan beberapa pesan untuk perkembangan di masing-masing daerah. Apa saja pesannya?

Inibaru.id - Setiap daerah selalu memiliki potensi yang bisa terus digali dan dikembangkan sehingga menjadi magnet tersendiri. Jika masing-masing daerah mampu mengembangkan keunggulannya maka nggak hanya ekonomi yang baik, kian tapi juga investasi dan pariwisata.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo seusai menghadiri dan membuka High Level Meeting Koridor Ekonomi, Perdagangan, Investasi, Pariwisata Jawa Tengah (Keris Jateng), di PO Hotel Semarang, Kamis (16/2/2023).

Kegiatan itu diinisiasi oleh Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jateng dan diperkuat dengan dasar Keputusan Gubernur Jawa Tengah No.500/70 tahun 2018, yang anggotanya terdiri dari BI dan OPD terkait Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Dalam acara tersebut, selain Kepala Perwakilan BI Jateng Rahmat Dwisaputra, hadir sebagai narasumber Direktur Promosi Kementerian Investasi/BPKM Cahyo Purnomo. Ada juga Plt Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sujarwanto Dwiatmoko, bupati dan walikota se-Jateng, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Solo dan Purwokerto. Nggak ketinggalan ada juga pimpinan OPD Provinsi dan kabupaten kota di Jateng, asosiasi, pelaku usaha, hingga akademisi.

“Menurut saya ini penting, karena kami ditugasi oleh Pak Presiden agar seluruh daerah, provinsi, kabupaten, kota, berlomba-lomba melakukan perbaikan ekonomi, mencari terobosan agar kemudian kita tidak terpuruk,” kata Ganjar.

Menarik Investor

Dalam acara tersebut, ada tiga pesan yang disampaikan Ganjar. Pertama terkait investasi. Ganjar menegaskan agar seluruh daerah punya komitmen yang sama.

“Mudahkan investasi. Ini mesti jadi komitmen semuanya dan tidak bisa menunggu, kita mesti mencari,” tegasnya.

Ganjar menuturkan, daerah bisa mulai mencari pasar dengan menggandeng banyak pihak. Termasuk level nasional dengan mengajak serta duta besar.

“Temen-temen kita duta besar yang sebenarnya mereka juga sangat progresif. Ajaklah mereka bicara, mana daerah-daerah di wilayah kabupaten kota yang memang potensial untuk membuka ruang investasi masuk,” katanya.

Jangan Ada Korupsi

Pesan yang kedua terkait dengan pelayanan investasi. Mantan anggota DPR RI itu tidak menutup mata pada potensi korupsi pada proses pelayanan investasi.

“Jangan kasih biaya tinggi, integritasnya dijaga. Jangan ada yang mempersulit apalagi kalau punya kepentingan interest pribadi. Biasanya ini nanti terkait dengan korupsi, terkait dengan gratifikasi, ini berbahaya soal investasi, selalu saja. Biasanya kan korupsi juga terjadi di dunia perijinan ya makanya ini saya pesankan betul,” tegas Ganjar.

Mendukung UMKM

Terakhir, Ganjar berpesan agar UMKM terus didorong untuk berkembang. Gubernur Jateng dua periode itu mengatakan, saat ini adalah kesempatan UMKM naik kelas. Apalagi, Bank Indonesia juga beberapa kali turut serta membantu.

Di antaranya Learning Centre Bawang Putih di Desa Tuwel, Kabupaten Tegal. Ganjar berharap UMKM di sektor pertanian bisa lebih berkembang lagi agar Jawa Tengah bisa melambung dari sisi ekonomi.

“Kami coba dorong kabupaten kota itu untuk punya unggulan, terus kemudian menjual dengan menarik dan mengajak berpartner lembaga-lembaga bisnis swasta terus kemudian aktivis pariwisatanya dan mudah-mudahan setelah acara ini ada rekomendasi-rekomendasi yang bisa diberikan,” tandasnya

Itulah pesan yang disampaikan oleh Gubernur Jateng dan didengar oleh para kepala daerah di Jateng. Semoga setelah ini masing-masing kabupaten dan kota berbenah diri dan siap menyongsong ekonomi yang lebih baik. (Siti Khatijah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: