BerandaHits
Selasa, 22 Jan 2024 18:43

Tetrafobia dan Takhayul Angka 4 Pembawa Sial di Asia Timur

Warga negara Asia Timur sering nggak mencantumkan angka 4 karena menganggapnya angka sial. (Wikipedia/Halowand)

Bangunan bertingkat di Jepang, Korea, dan Tiongkok, umumnya nggak menyertakan angka 4 karena dianggap pembawa sial.

Inibaru.id – Kamu pernah main ke negara-negara Asia Timur seperti Tiongkok, Jepang, atau Korea Selatan dan naik ke gedung-gedung tingginya, nggak? Kalau iya, pernah nggak melihat keanehan pada angka lantainya atau angka pada tombol liftnya? Terkadang, kamu nggak bisa menemukan lantai 4, lo.

Meski lantai empat pada bangunan tersebut tetap ada, angkanya disamarkan menjadi nomor atau huruf lain, misalnya 3A, F Floor, atau Lantai F. Hal ini juga berlaku di kompleks perumahan. Bahkan, nggak jarang pengembang benar-benar melewatkan nomor itu, langung nomor 5 setelah 3.

Ketakutan pada angka empat ini dikenal sebagai "tetrafobia". Istilah tersebut merujuk pada sebuah takhayul atau kepercayaan yang ada di negara-negara Asia Timur seperti Tiongkok, Jepang, Korea hingga Taiwan. Intinya, angka 4 dipercaya berkaitan dengan kematian.

Angka 4 dalam Bahasa Mandarin, yaitu “si” atau “sei”; terdengar sama seperti kata “si” dan “sei” yang bermakna kematian. Hal serupa berlaku untuk urutan angka 4 dalam Bahasa Korea dan Jepang. Bunyi dari angka 4 dan kata kematian sama persis.

Angka 4 sering nggak dipakai untuk penyebutan lantai pada bangunan tinggi. (Wikipedia/Nam-ho Park/Rybec)

Karena ada kaitan inilah, warga dari negara-negara Asia Timur menganggap angka tersebut sebagai angka sial; nggak jauh beda dengan takhayul angka 13 yang dipercaya orang Barat. Bahkan, posisinya lebih kuat karena angka 4 juga berpengaruh terhadap kehidupan dan bisnis.

“Misalnya terjadi kesialan, musibah, atau ketidakberhasilan yang terjadi pada anak nomor 4; akhirnya digeneralisasi bahwa angka 4 adalah angka sial,” terang sosiolog dari Universitas Indonesia Richardo sebagaimana dilansir dari CNN (2/11/2021).

Maka, jangan heran kalau nggak menemukan angka empat dalam sebuah gedung atau fasilitas umum lain. Misalnya, kompleks apartemen Vista Paradiso dan The Arch di Hong Kong nggak memiliki lantai 40-49.

Terus, perusahaan jawatan kereta api di Korea Selatan juga nggak mencantumkan 4444 sebagai nomor registrasi lokomotif, padahal ada nomor registrasi 4401 sampai 4499.

Sementara di Jepang, rumah sakit nggak memiliki nomor 4 karena dianggap berkaitan dengan kematian. Mereka juga nggak memakai "angka sial" 49 yang di Jepang dibaca "shiku" atau menderita hingga mati.

So, dengan adanya tetrafobia ini, kalau kamu berkunjung ke negara-negara Asia Timur itu, sebaiknya nggak perlu bertanya kenapa mereka nggak mencantumkan angka 4, ya! Di Indonesia ada takhayul semacam ini nggak ya? (Arie Widodo/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Peluang “Godzilla El Nino” 2026 di Indonesia Relatif Kecil, Ini Kata BRIN

25 Mei 2026

Jadi Wisudawan Terbaik UNRIYO, Pemuda Asal Semarang Ini Ingin Ciptakan Banyak Peluang Kerja

25 Mei 2026

Sebelum Nasi Mendominasi, Leluhur Kita Sudah Diversifikasi Pangan Sejak Dulu

26 Mei 2026

5 Tradisi Iduladha di Indonesia yang Unik, Sarat Makna, dan Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

28 Mei 2026

Congklak, Permainan Tradisional Tertua yang Kini Mulai Dilupakan

29 Mei 2026

Mengenal Thudong, Perjalanan Spiritual Para Biksu yang Selalu Mencuri Perhatian Saat Waisak

31 Mei 2026

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: