BerandaHits
Rabu, 16 Jan 2018 14:23

Lewat KILB, Bea Cukai Tertibkan Perbatasan Indonesia-Malaysia

Spanduk pemberlakuan Kartu Identitas Lintas Batas terpasang di Pos Lintas Batas Negara Indonesia-Malaysia. (Antaranews.com/Timotius)

Untuk mengurangi kebutuhan masyrakat yang sering bergantung dengan produk Malaysia, pemerintah memberlakukan KILB. Seperti apa?

 Inibaru.id -  Bea Cukai Nanga Badau, Kecamatan Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, melaksanakan penertiban dan pemberlakuan Kartu Identitas Lintas Batas (KILB) di Pos Lintas Batas Negara Indonesia-Malaysia di wilayah ini.

“Penertiban KILB itu untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap barang-barang dari Malaysia untuk merangsang pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan,” kata I Putu Alit Ari Sudarsono, Kepala Bea Cukai Nanga Badau, seperti ditulis Antaranews.com, Selasa (16/1/2018).

Menurut Putu, produk Malaysia selama ini telah membuat produk dalam negeri susah bersaing. Nah,  banyaknya produk Malaysia yang masuk ke perbatasan itu, kata dia, nantinya akan merugikan Indonesia.

Baca juga:
Girl Band Korut Bakal Manggung di Olimpiade Musim Dingin Korsel
Berlian Terbesar Kelima Dunia Ditemukan di Lesotho

“Kami tidak melarang penggunaan KILB itu. Namun yang pengin ditertibkan agar penggunaannya tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan kelompok tertentu,” lanjut Putu.

Nggak hanya itu, para pelintas yang melalui PLB juga kudu menunjukkan kepemilikan KILB serta menaati peraturan yang berlaku.

Putu mengungkapkan, pelintas cukup menurun pada hari pertama diberlakuannya KILB. Namun, pihaknya sangat mengapresiasi setiap pelintas yang menunjukkan KILB dan menunjukkan komitmen warga perbatasan yang taat terhadap aturan dan mendukung program pemerintah.  

Sosialisasi

Sebelum pemberlakuan KILB, pihak Bea Cukai mengakui sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat, termasuk ke sejumlah pihak yang berkepentingan, seperti kepolisian, pihak imigrasi, dan pemda setempat.

Baca juga:
Asyiknya Bergoyang Poco-Poco di Wina
Dolores “The Cranberries” Tutup Usia

Dia juga menjelaskan, penertiban dan pemberlakuan KILB yang dimulai sejak 15 Januari 2018 itu telah sejalan dengan program Nawacita ke-6 Presiden Joko Widodo, yakni membangun Indonesia dari perbatasan.

Semoga, dengan pemberlakuan ini, masyarakat Indonesia nggak lagi bergantung pada produk luar ya, Millens. Dan yang terpenting, semoga cara ini bisa melatih masyarakat untuk mencintai produk dalam negeri. (LIF/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: