BerandaHits
Senin, 10 Feb 2019 10:00

Hati-Hati! Terlalu Sering Main Game Action Bisa Bikin Cepat Pikun

Ilustrasi bermain game di PC. (Thinkstock/Mikael Damkier)

Sebuah penelitian dalam jurnal Molecular Psychiatry mengungkapkan bahwa sering bermain game action dapat menyebabkan cepat pikun. Berikut ulasannya.

Inibaru.id – Main gim memang hal yang seru ya, Millens. Baik di gadget maupun PC, orang bisa bermain beragam jenis gim mulai dari genre horor hingga aksi. Tapi, perlu diingat ya. Meski seru dan menyenangkan, terlalu sering bermain gim bisa merusak mata lo. Bahkan, para ahli menemukan kalau efek main gim bergenre action juga bikin cepat pikun.

Padahal, beberapa penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa main gim action memberikan dampak positif bagi penggunanya. Salah satunya, melatih kemampuan motorik dan fokus seseorang. Bermain gim juga bisa menyegarkan perasaan.

Seperti ditulis Kompas.com, Senin (4/2/2019), fakta mengejutkan ini ditemukan oleh Gregory West, dosen psikologi di Universite de Montreal, Kanada, pada 2017. Hasil penelitiannya yang dimuat dalam jurnal Molecular Psychiatry ini mengungkapkan, sebanyak 85 persen orang yang main gim action selama 6 jam lebih setiap minggu memiliki bagian abu-abu (grey matter) yang lebih sedikit pada bagian hipokampus, dibandingkan yang jarang main gim.

Hipokampus adalah bagian otak yang menjadi pusat belajar, penyimpanan, dan pengolahan memori jangka panjang. kalo keseluruhan hipokampus rusak, atau bahkan hanya sebagian, seseorang bisa mengalami masalah memori yang serius.

Prosesnya, saat main game action, seseorang dipaksa berpikir kreatif untuk menemukan strategi mengalahkan lawan. Proses ini melibatkan bagian otak yang bernama striatum. Nah, striatum merupakan bagian otak yang bertindak seperti semacam autopilot yang sering digunakan untuk membuat strategi permainan, misalnya kapan harus belok ke kanan, kiri, maju, atau mundur tanpa harus berpikir panjang. Semakin sering striatum ini digunakan, maka otak akan semakin sedikit menggunakan hipokampus untuk mengingat hal-hal penting.

Akibatnya, hipokampus mengalami atrofi alias kehilangan sel-sel dan jaringannya secara perlahan. Dampak fatalnya, seseorang nggak bisa lagi mengingat hal-hal yang sifatnya jangka panjang bahkan nggak dapat mengingat hal-hal yang baru terjadi sebelum hipokampus rusak.

Nggak sampai di situ, orang dengan jumlah materi abu-abu yang lebih sedikit pada hipokampus ditemukan berisiko lebih tinggi terkena penyakit kejiwaan. Mulai dari depresi, skizofrenia, PTSD, hingga penyakit Alzheimer. Tapi hal ini masih membutuhkan penelitian dan analisa lebih lanjut.

Hasil penemuan ini bukan berarti melarang bermain game action ya. Nggak apa kok bermain game karena ampuh meghilangkan stres. Tapi, ada batasan main gim yang perlu kamu perhatikan. Untuk usia dewasa disarankan main gim selama 2-3 jam dalam seminggu.

Main gim juga jangan sampai membuat lupa waktu. Seimbangkan dengan kegiatan lain, misalnya olahraga, bekerja, atau bermain bersama teman di luar rumah. Supaya dampak negatif nggak menyerangmu meski suka bermain gim. (IB07/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: