BerandaHits
Jumat, 2 Apr 2020 11:58

Terdampak Corona, Pedagang Alami Penurunan Pendapatan Hingga Berhenti Berjualan

Lapak pedagang di SMP 13 Semarang yang terlihat sepi. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Sepinya pembeli membuat pendapatan beberapa pedagang ikut turun drastis. Nggak cuma itu, bahkan ada pula yang menutup lapak saking sepinya pembeli. Siapa saja?

Inibaru.id - Pandemi corona yang terjadi di seluruh dunia mempengaruhi segala lini kehidupan. Salah satu yang terdampak adalah para pedagang kecil. Akibat sepi pembeli, beberapa pedagang mengaku mengalami penurunan pendapatan hingga ada yang terpaksa menutup usahanya.

Hal inilah yang terjadi pada para pedagang di sekitar SMP 13 Semarang. Gerobak pedagang yang biasanya berjejer rapi, kini terlihat ompong karena beberapa pedagang memilih absen. Pembeli dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang biasanya mengantre, kini nggak lagi tampak.

Rabu (1/4), saya bertemu dengan Eni Anggraeni, seorang pedagang jus dan minuman ringan yang terlihat nganggur tak seperti biasanya. Eni mengaku beberapa hari ini pendapatan dari hasil jualannya menurun drastis. Mungkin hampir 75 persen.

“Sepi banget, ya laku cuma turunnya drastis,” ungkap perempuan 32 tahun ini.

Jika biasanya Eni mengantongi 400-an ribu, kini cuma bisa dapat Rp 60-100 ribu per harinya. Hal ini bikin dirinya dan suaminya yang menemaninya berjualan harus mengencangkan ikat pinggang.

Hal senada juga diungkap oleh Ahmad Basuni, seorang penjual satai yang mangkal di samping lapak Eni. Meskipun penurunan penghasilannya nggak separah Eni, Abas, panggilan akrab lelaki 33 tahun ini mengaku bahwa penghasilannya turun hingga hampir 50 persen.

“Biasanya sehari bisa dapat 350 ribu, sekarang mentok cuma 200 ribu,” ungkap Abas.

Tutup Lapak

Omset Abbas yang turun hingga setengah. (Inibaru.id/ Zulfa)

Berbeda dari keduanya, Adbul Karim, pedagang kucingan di Tanjung Sari, Ngaliyan, terpaksa menutup warungnya karena nggak ada pembeli yang rata-rata merupakan mahasiswa. Lelaki ini juga terpaksa merumahkan 5 pelayannya yang setiap hari membantunya berjualan.

Kampus diliburkan. Bingung mau jualan karena nggak ada pembelinya,” ungkap Abdul melalui pesan WhatsApp.

Bahkan sebelum kukutan, Abdul mengaku bahwa jualannya banyak yang nggak tersentuh dan terpaksa dibawa pulang kembali. Padahal dia cuma melapak dengan porsi seperempat dari jumlah biasanya.

Faktor lain yang membuat Abdul menutup dagangannya adalah surat edaran Dinas Perdagangan Kota Semarang yang mengimbau agar PKL di Kota Semarang untuk mengakhiri jualan pada pukul 22.00 WIB. Singkatnya waktu berjualan berpengaruh besar pada pendapatannya.

Atas peristiwa ini, ketiganya berharap agar wabah segera berakhir.

“Semoga cepat pulih, jualan lancar dan cari rejeki gampang dan semua orang diberi kesehatan,” pungkas Emi.

Semoga wabah ini segera berakhir dan semua orang kembali beraktivitas seperti biasa ya, Millens! (Zulfa Anisah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Hipdut, Perpaduan Hip-Hop dan Dangdut yang Dekat dengan Gen Z

8 Sep 2026

20 Kisah Perjuangan Bakal Diangkat Kemenbud ke Layar Lebar

9 Sep 2026

Jalan Pantura, Jalur Bersejarah yang Menjadi Urat Nadi Pulau Jawa

10 Sep 2026

Masuk Usia 17 Tahun, Warga Bakal Punya Rekening Berisi Rp50 Ribu

11 Sep 2026

First Look Film Animasi Timun Mas Dirilis, Bawa Dongeng Jawa ke Animasi Modern

12 Sep 2026

Mengulik Asal-usul Nama Pekalongan, dari Joko Bau hingga Naskah Sunda Kuno

14 Sep 2026

Purbaya Dicopot, Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru

15 Sep 2026

25.000 Tahun Lalu, Manusia Purba Sulawesi Redakan Sakit Gigi dengan Pinang

16 Sep 2026

Film Empat Musim Pertiwi Jadi Wakil Indonesia di Oscar 2027

17 Sep 2026

Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba di Tanjung Priok

18 Sep 2026

Gatot, Jajanan Gunungkidul yang Konon Berasal dari Gaplek “Gagal Total”

19 Sep 2026

Jejak Yerusalem dalam Nama Kudus hingga Dijuluki Yerusalem van Java

21 Sep 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: