BerandaHits
Sabtu, 5 Jul 2024 11:15

Suami Jangan Diam Saja Ketika Istri Kena Mom-Shaming, Jadilah Support Sistem yang Kuat

Jadilah support sistem terdepan ketika istri menjadi korban mom-shaming. (via Tribun)

Suami perlu berdiri di barisan paling depan ketika istri menjadi korban mom-shaming. Belalah secara terbuka agar kepercayaan diri istri bisa diselamatkan.

Inibaru.id - Mom-shaming, atau kritik negatif terhadap cara seorang ibu merawat anaknya, adalah fenomena yang sayangnya masih sering terjadi di masyarakat kita. Ketika istri menjadi korban mom-shaming, peranmu sebagai suami sangatlah penting.

Diam saja bukanlah pilihan yang bijak. Sebaliknya, kamu perlu berdiri teguh sebagai support sistem yang kokoh bagi istri. Berikut adalah beberapa alasan mengapa peran kamu sangat vital dan bagaimana kamu bisa mendukung istri dengan efektif.

1. Mengakui Perasaan dan Pengalaman Istri

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengakui bahwa mom-shaming adalah pengalaman yang menyakitkan. Istri mungkin merasa nggak dihargai, dihakimi, dan kurang percaya diri. Dengarkan keluhannya tanpa menghakimi, berikan empati, dan tunjukkan bahwa kamu memahami perasaannya.

2. Memberikan Dukungan Emosional

Ibu bahagia kunci keluarga bahagia. (Freepik)

Mom-shaming dapat merusak kepercayaan diri seorang ibu. Oleh karena itu, kamu perlu menjadi sumber dukungan emosional yang kuat. Berikan pujian atas upayanya dalam merawat anak-anak dan tunjukkan bahwa kamu bangga dengan apa yang telah ia capai. Kata-kata dukungan darimu bisa sangat berarti dan membantu mengembalikan rasa percaya dirinya.

3. Membela Istri Secara Terbuka

Ketika mom-shaming terjadi di depanmu, jangan ragu untuk membela istrimu secara terbuka. Tunjukkan bahwa kamu nggak setuju dengan komentar negatif tersebut dan tegaskan bahwa setiap ibu memiliki caranya sendiri dalam merawat anak. Sikap tegas ini nggak hanya melindungi istri, tetapi juga memberikan pesan kepada orang lain bahwa mom-shaming adalah perilaku yang nggak dapat diterima.

4. Menjadi Mitra yang Setara dalam Pengasuhan

Salah satu cara terbaik untuk melawan mom-shaming adalah dengan menjadi mitra yang setara dalam pengasuhan anak. Ambil bagian dalam tanggung jawab sehari-hari dan tunjukkan bahwa pengasuhan anak adalah tugas bersama. Ini tidak hanya meringankan beban istri, tetapi juga menunjukkan kepada orang lain bahwa kamu adalah tim yang kompak.

5. Mendorong Dialog yang Sehat

Ajak istri kamu untuk berbicara tentang perasaannya dan diskusikan strategi untuk mengatasi mom-shaming. Mungkin kamu berdua bisa mencari komunitas atau kelompok dukungan yang dapat memberikan bantuan tambahan. Dialog yang terbuka dan jujur adalah kunci untuk mengatasi masalah ini bersama-sama.

6. Edukasi Diri dan Orang Lain

Mom-shaming seringkali berasal dari ketidaktahuan atau stereotip yang salah. Edukasi dirimu tentang berbagai gaya pengasuhan dan tantangan yang dihadapi oleh ibu-ibu. Dengan pengetahuan yang lebih baik, kamu bisa membantu mengubah persepsi negatif di lingkungan sekitar dan menjadi advokat bagi istri.

Ketika istri menghadapi mom-shaming, peran kamu sebagai suami adalah menjadi pelindung, pendukung, dan mitra yang setia. Jangan biarkan istrimu merasa sendirian dalam menghadapi kritik yang nggak adil.

Bersama-sama, kamu bisa menciptakan lingkungan yang lebih positif dan mendukung bagi keluarga. Ingatlah, istrimu adalah ibu yang luar biasa, dan dukunganmu adalah kunci untuk menghadapinya dengan kuat.

Jadi, yuk sensitif dikit ketika istri sedang "dihakimi" orang lain. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: