BerandaHits
Selasa, 15 Jan 2018 14:25

Selasar Gedung BEI Ambruk, Perdagangan Saham Jalan Terus

Korban ambruknya Selasar Tower 2 BEI (Kumparan.com)

Pihak BEI sempat memilih untuk menunda perdagangan saham sesi II karena kejadian selasar gedungnya ambruk. Sejumlah orang dikabarkan mengalami luka-luka.

Inibaru.id – Selasar Lantai 1 Tower II Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta yang ambruk menjadi berita paling hangat di Ibukota. Kejadian mengejutkan ini berlangsung pukul 12.10 WIB, tepat setelah sesi pertama perdagangan saham berakhir. Isu tentang bom dan terorisme sempat merebak, meskipun ternyata nggak demikian.

Ratusan korban dilaporkan luka, sebagian dari para mahasiswa Universitas Bina Darma, Palembang. Untuk mendapatkan perawatan medis, merekapun segera dievakuasi ke RS terdekat.

Kecelakaan ini juga sempat mempengaruhi perdagangan saham sesi II. Pihak BEI sempat berpikir untuk menunda perdagangan sesi II yang seharusnya dimulai pukul 13.30.

Baca juga:
Dikira Mati, Petasan Malah Meledak Di Jari Barna
BI Tegaskan Mata Uang Virtual Dilarang di Indonesia

“Perdagangan BEI Sesi II hari ini akan diundur selama 1 jam karena alasan force majeur. Info up to date akan segera diinforamsikan," terang BEI dalam keterangan resminya, seperti ditulis Detik.com, Senin (15/1/2018).

Namun, keputusan ini kemudian diralat beberapa saat kemudian dan perdagangan saham Sesi II pun kembali berlangsung sesuai jadwal.

“Berdasarkan review kondisi terakhir, perdagangan BEI sesi II Senin (15/1) akan berjalan normal seperti biasa tanpa ada perubahan," tulis pengumuman resmi terbaru BEI, "Info lanjutan akan kami informasikan kemudian.” 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung bergerak mendatar pada rentang yang tipis di sesi pertama perdagangan saham hari ini. Masih dalam zona hijau, IHSG menambah 2.718 poin sehingga berada di angka 6.371,783 di penutupan sesi I perdagangan saham.

Baca juga:
Pameran Mobil Khusus Perempuan di Saudi Banjir Pengunjung
Wabah Campak dan Gizi Buruk Hantui Papua

Di lokasi ambruknya selasar, masih ada banyak ambulans yang lalu-lalang dan para petugas medis yang membantu para korban dengan sigap.

Semoga tidak ada yang luka parah akibat dari kejadian ini ya, Millens.(AW/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: