BerandaHits
Selasa, 24 Mar 2025 09:16

Segera Turun, Gimana Cara Mengelola THR agar Nggak Cepat Habis?

Ilustrasi: Bagaimana cara mengelola uang THR agar nggak cepat habis? (Unsplash/Mufid Majnun)

Pencairan THR yang lebih cepat adalah berkah, tapi bisa menjadi bencana jika kita gagal mengelolanya dengan baik.

Inibaru.id - Menurut Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016, pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja atau buruh di Indonesia harus dilakukan selambat-lambatnya 7 hari sebelum Hari Raya Idulfitri.

Jadi, jika Idulfitri tahun ini jatuh pada 31 Maret, pencairan THR paling lambat harus dilakukan hari ini, 24 Maret 2025. Jika kamu seorang PNS, pencairannya bahkan sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari kemarin, sekitar pertengahan Ramadan ini.

THR yang dicairkan jauh-jauh hari sebelum Idulfitri adalah ibarat dua sisi mata pisau. Sebagai suntikan dana menjelang lebaran, adanya bonus hari raya tentu membuat kita jadi lebih leluasa untuk membeli kebutuhan dan persiapan hari raya, termasuk mudik.

Di sisi lain, THR yang dibagikan lebih cepat bisa membuat kita justru lebih boros. Tanpa perencanaan yang baik, uang yang turun itu bisa jadi justru nggak bisa kita manfaatkan dengan baik. Lalu, gimana seharusnya kita mengelola dana THR ini?

Cara Mengelola THR

Ilustrasi: Dengan membuat anggaran pengeluaran, pembelanjaan uang THR bisa jauh lebih dikontrol. (Unsplash/Blake Wisz)

Pencairan THR menjadi salah satu momen yang kita tunggu menjelang akhir Ramadan. Jangan sampai momen ini justru menjadi bencana lantaran kurangnya perencanaan keuangan untuk mengelolanya. Nah, agar THR dapat dimanfaatkan dengan baik dan nggak cepat habis, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Buat anggaran pengeluaran

Sebelum menggunakan THR, buatlah daftar kebutuhan yang harus dipenuhi. Prioritaskan pengeluaran penting seperti:

  • Zakat dan sedekah;
  • Kebutuhan Idulfitri (makanan, pakaian, dan lainnya); dan
  • Pembayaran utang, jika ada.

Dengan anggaran yang jelas, kita bisa mengontrol pengeluaran dan menghindari belanja impulsif. Yap, belanja secara impulsif dan spontan adalah dua hal yang membuat THR yang kamu dapatkan berakhir sia-sia.

2. Jangan belanjakan semuanya

Begitu THR cair, jangan langsung menggunakannya dalam satu waktu. Simpan sebagian di rekening atau dompet digital agar nggak tergoda menghabiskannya sekaligus.

3. Alokasikan untuk tabungan dan investasi

Agar THR nggak hanya habis untuk barang konsumsi, sisihkan sebagian untuk tabungan atau investasi. Beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan:

  • Tabungan darurat;
  • Investasi emas atau reksa dana; atau
  • Deposito berjangka.

Dengan cara ini, THR bisa memberikan manfaat jangka panjang untuk membuatmu mendapatkan THR-THR lain dalam waktu mendatang.

4. Hindari belanja berlebihan

Momen Idulfitri sering kali membuat kita tergoda membeli barang-barang yang nggak terlalu dibutuhkan. Agar tetap hemat, lakukan langkah berikut ini:

  • Buat daftar belanja sebelum pergi ke toko atau marketplace;
  • Manfaatkan diskon dengan bijak; serta
  • Batasi penggunaan kartu kredit atau cicilan.

Belanja cerdas akan membantu THR tetap awet dan nggak habis begitu saja. Harap diingat-ingat ya, Millens!

5. Gunakan untuk hal produktif

Selain untuk kebutuhan Idulfitri, THR juga bisa dimanfaatkan untuk hal produktif seperti:

  • Modal usaha kecil;
  • Kursus atau pelatihan keterampilan; dan
  • Perbaikan rumah atau kendaraan

Investasi dalam hal produktif bisa memberikan manfaat jangka panjang dibandingkan sekadar konsumsi sesaat.

Mengelola THR dengan bijak akan membantu kita menikmati manfaatnya lebih lama. Bisa menikmati manfaatnya lebih lama tentu saja akan bermuara pada kebahagiaan yang lebih lama pula. Sepakat nggak, Millens? (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: