BerandaHits
Minggu, 21 Nov 2020 13:27

Sapaan "Lu Gue" Asli Betawi? Tunggu Dulu, Ini Fakta Sebenarnya

Sapaan "Lu Gue" yang dipakai antar teman sering dianggap asli Betawi. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Banyak orang yang mengira panggilan "Lu Gue" berasal dari budaya Betawi asli. Padahal, hal ini kurang tepat, lo. Lantas, dari mana ya aslinya?

Inibaru.id – Kalau kamu bertemu dengan orang-orang yang berasal dari kawasan Ibu Kota, pasti akan terbiasa dengan sapaan “Lu Gue”. Sapaan ini sebagai pengganti “Aku” dan “Kamu”. Orang-orang di sana menganggapnya sebagai sapaan yang lebih akrab atau menandakan kedekatan dengan orang lain. Menariknya, banyak orang yang berpikir jika sapaan ini asli dari budaya Betawi. Benar nggak, sih?

Usut punya usut, ternyata sapaan “Lu Gue” nggak jauh berbeda dari sapaan “Ane, Aye, Ente” yang merupakan serapan dari Bahasa Arab. Sapaan ini berasal dari dialek Bahasa Tiongkok! Cukup mengejutkan, ya?

Jadi gini, Millens. Agni Malagina, seorang sosiolog yang berasal dari Universitas Indonesia menjelaskan tentang asal dari sapaan “Lu Gue” di Indonesia, khususnya di Jakarta dan sekitarnya. Ternyata, sapaan ini berasal dari orang-orang Tiongkok yang sering memakainya sejak tinggal di kawasan Fujian.

Nah, orang-orang Tiongkok ini banyak yang merantau, termasuk di sekitar Sunda Kelapa alias Jakarta zaman dahulu. Budaya yang mereka bawa dikenal sebagai budaya Minnan atau Hokkian.

Meski jarang dipakai antar pasangan, sapaan "Lu Gue" juga terkadang masih dipakai. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Khusus untuk kata “Lu,” ternyata hal ini berasal dari serapan kata yang mirip, yakni “Lu/Leu/Li.” Sementara itu, kata “Gue” berasal dari “Goa atau Gua”. Fungsi dari kata-kata ini sama kok, pengganti kata ganti orang pertama dan ketiga.

Menariknya, nggak hanya bahasa “Lu Gua” yang ternyata diserap dari Bahasa Tiongkok. Kata-kata lainnya seperti “Gopek, Cepek, Ceban, Cingcong, hingga Encang-Encing juga beasal dari situ.

Kamu tahu kan Gopek artinya Rp 500, cepek artinya seratus ceban nilainya sepuluh ribu dan seterusnya, kan? Sementara itu, kata “Encang-encing ternyata adalah panggilan bagi paman atau bibi.

Nggak hanya bahasa, sejumlah hal yang terkait dengan kuliner di Indonesia atau di sekitar Ibu Kota juga banyak yang diserap dari budaya Tiongkok. Beberapa di antaranya adalah bakmi, bakpao, bakwan, hingga kecap. Benda-benda seperti kemoceng, bakiak, teko, atau bahkan dinamai berdasarkan serapan dari bahasa tersebut.

Sebentar, kamu biasa makai “Lu Gue” atau “Anda Kamu” nih, Millens? (Goo/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: