BerandaHits
Sabtu, 8 Mei 2020 10:46

Santer Isu tentang Dukhan pada 15 Ramadan, Begini Penjelasan MUI

Tersiar isu dukhan dan tabrakan asteroid dengan Bumi pada 15 Ramadan. (Pixabay)

Media sosial sedang diramaikan dengan isu dukhan yang dianggap sebagai tanda-tanda kiamat dan diprediksi akan muncul pada 15 Ramadan yang jatuh pada hari ini, Jumat (8/5/2020). Seperti apa ya penjelasan dari MUI terkait dengan isu ini?

Inibaru.id- Akhir-akhir ini santer pembicaraan mengenai dukhan baik di media sosial maupun di aplikasi perpesanan Whatsapp. Dalam narasi yang beredar, disebutkan bahwa pada pertengahan Ramadan kali ini akan muncul dukhan atau kabut. Isu dukhan juga dikaitkan dengan adanya asteroid yang akan menabrak Bumi pada 15 Ramadan atau yang bertepatan pada Jumat (8/5/2020) ini.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) telah membantah isu akan terjadi tabrakan asteroid dengan Bumi. Namun, tetap saja masyarakat nggak tenang dan masih memperbincangkan isu ini. Belakangan, masyarakat bahkan sampai mengaitkannya dengan tanda-tanda kiamat.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya turun tangan demi menjelaskan tentang pengertian dukhan dan tanda kiamat. Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas membenarkan salah satu tanda kiamat adalah munculnya ad-dukhan yang berarti asap atau kabut tebal. Namun, dia menegaskan nggak ada satu pun orang yang tahu kapan terjadinya kiamat. Apalagi memprediksi akan datang dalam waktu dekat.

Narasi isu dukhan pada 15 Ramadan. (Facebook/Rahman Rumatela)

“Kabut yang viral di media sosial itu disebut dukhan tanda kiamat? Saya rasa tak ada satu orang pun yang bisa memastikan kapan kiamat tiba,” ujarnya pada Kamis (7/5/2020).

Serujuk dengan Anwar, Ketua MUI Sumatera Barat Gusrizal Gazahar juga mengamini bila dukhan merupakan salah satu tanda kiamat. Namun, nggak ada yang tahu kapan dukhan akan muncul.

Menurut Gusrizal, narasi yang beredar itu merujuk sebuah hadis yang dhoif jiddan atau sangat lemah. Beberapa ulama bahkan menyebut hadis tersebut sebagai hadis maudlu’ (palsu).

“Hadis itu sudah lama dibicarakan para ulama dan sudah dikaji dari sisi ilmu hadis. Imam Ibn Jauzi dan Ibn Hibban juga sudah membahas mengenai hadis tersebut,” terangnya.

Bila para pendakwah memunculkan isu ini untuk mengingatkan jamaah akan hari kiamat, Gusrizal mengingatkan agar nggak berlebihan. Dia mengimbau para pendakwah mengambil riwayat yang sahih dan cukup banyak. Jangan sampai memakai dalil palsu atau dalil yang lemah.

Millens, nggak perlu risaukan isu ini ya! Para ahli dari Lapan dan MUI sudah memberikan penjelasan, lo! (Kom/IB03/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: