BerandaHits
Jumat, 24 Jan 2019 11:08

Lelaki Berkursi Roda Ini Naik KRL dari Jatinegara ke Mako Brimob Demi Ketemu Ahok

Ramjan, penyandang disabilitas yang menyambut kebebasan Ahok di Mako Brimob (TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma)

Lelaki penyandang disabilitas jauh-jauh datang dari Jatinegara ke Mako Brimob naik KRL untuk menyambut kebebasan Ahok. Ramjan bahkan sudah menunggu Ahok sejak tengah malam.

Inibaru.id – Antusiasme masyarakat menyambut kebebasan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok dari Rutan Mako Brimob cukup tinggi. Di antara banyaknya orang yang berkerumun dan puluhan karangan bunga yang memenuhi kawasan Rutan Mako Brimob, terdapat seorang penyandang disabilitas yang rela jauh-jauh datang dari Jatinegara, Jakarta Timur demi menyambut idolanya.

Penyandang disabilitas itu bernama Ramjan. Lelaki berusia 49 tahun ini berasal dari Rawabunga, Jatinegara. Nggak hanya menempuh perjalanan jauh dengan memakai kereta listrik (KRL), Ramjan ternyata sudah menunggu sejak Kamis (24/1) tengah malam tepatnya pukul 01.30 WIB di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok hanya demi menemui Ahok.

“Saya ingin ketemu Ahok. Dia sosok yang membekas di hati saya,” ujar Ramjan saat ditanyai tentang alasannya seperti ditulis Kompas.com, Kamis (24/1/2019).

Terakhir Bertemu Tiga Tahun yang Lalu

Ramjan terakhir kali bertemu dengan Ahok tiga tahun lalu. Saat itu, dia menyuarakan aspirasi bagi kaum disabilitas.

“Saat itu saya ingin memperjuangkan UU Nomor 8 Tahun 2017 tentang penyandang disabilitas. Nggak nyangka langsung diterima Ahok,” ceritanya.

Meskipun Ahok termasuk dalam tokoh kontroversial dan banyak yang nggak menyukainya, penilaian Ramjan terhadap lelaki asal Belitung ini nggak berubah. Bagi Ramjan, Ahok adalah tokoh yang berani berjuang bagi rakyat.

“Saya yakin dia memperjuangkan rakyat,” tegas Ramjan.

Sebelum ini, Ahok menjalani hukuman dua tahun penjara setelah divonis bersalah dalam kasus dugaan penistaan agama pada 9 Mei 2017. Sejak saat itu, Ahok mendekam di Rutan Mako Brimob. Ahok tiga kali mendapatkan remisi yakni 15 hari saat Natal 2017, dua bulan pada Agustus 2018, dan sebulan saat Natal 2018. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: