BerandaHits
Minggu, 16 Mei 2020 10:14

Rekam Jejak Karier Henky Solaiman Sebagai Aktor Legendaris Tanah Air

Henky Solaiman wafat di usia 78 tahun. (Instagram/@opahenky)

Aktor kawakan Henky Solaiman wafat pada Jumat (15/5/2020) kemarin. Dia meninggalkan rekam jejak yang berharga bagi dunia hiburan Tanah Air. Seperti apa ya perjalanan kariernya?

Inibaru.id – Dunia hiburan Tanah Air tengah berduka. Aktor senior Henky Solaiman meninggal pada Jumat (15/5/2020) di usia 78 tahun. Opa Henky, panggilan akrabnya wafat di rumah pukul 16.40 WIB. Penyakit kanker usus menjadi penyebab kematian aktor kelahiran Bandung, 30 Agustus 1941 ini.

Bintang sinetron Dunia Terbalik tersebut merupakan sosok yang nggak asing bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi para penggemar film ataupun sinetron.

Berikut adalah fakta-fakta perjalanan karier Henky Solaiman di dunia seni peran Indonesia.

Mencintai Dunia Seni Peran Sejak Usia Muda

Menekuni akting sejak muda. (Instagram/@opahenky)

Laki-laki dengan nama lahir Ong Han Kie ini mencintai dunia seni peran sejak masih menuntut ilmu di Akademi Theater Nasional Indonesia yang ada di Yogyakarta. Di sekolah inilah dia berjumpa dengan rekan-rekan kerja sekaligus aktor legendaris seperti Teguh Karya, Pietradjaja Burnama, dan Wahab Adi. Henky muda aktif di Teater Populer HI. Pengalaman di bidang teater inilah yang membuka jalan baginya menjadi aktor legendaris hingga usia senja.

Dari Aktor Teater Beralih ke Aktor Layar Kaca

Dunia teater menjadi tempat berposes Henky Solaiman. (Instagram/@opahenky)

Teater Populer HI menjadi kawah candradimuka awal dalam karier Henky menjadi seorang aktor. Saat teater kampus itu dibentuk, dia aktif di dalamnya. Lalu, Henky beralih dari dunia teater ke dunia layar kaca, mengikuti jejak rekannya Teguh Karya. Film lawas yang mengangkat namanya berjudul Wadjah Seorang Laki-Laki yang tayang pada 1971 silam.

Puluhan Tahun Berkarya Sebagai Aktor

Mendedikasikan diri pada dunia seni peran. (Instagram/@opahenky)

Dedikasi Henky pada dunia seni peran memang nggak main-main. Dia sudah malang melintang menjadi aktor selama hampir 50 tahun. Hingga saat ini , Henky telah bermain dalam 87 film dan 5 sinetron. Sebanyak 14 film tercatat dia sutradarai sendiri. Selain menjadi aktor dan sutradara, Henky ternyata juga pernah berperan sebagai produser.

Menjadi Aktor dan Sutradara Kenamaan

Henky Solaiman saat menghadiri acara penghargaan (Kapanlagi)

Puncak popularitas Henky terjadi pada era 70 hingga 80-an. Saat itu dia dijuluki sebagai aktor besar yang nggak mudah puas dengan apa yang telah dicapainya. Hal ini dibuktikan dengan keputusannya untuk menjadi sutradara film seperti Tali Merah Perkawinan (1981), Senjata Rahasia Nona (1983), dan Sorga Dunia di Pintu Neraka (1983).

Memutuskan Pensiun Dari Dunia Hiburan

Sempat pensiun karena sakit. (Kupastuntas)

Setelah divonis mengidap penyakit kanker usus, Henky memutuskan untuk pensiun dari industri hiburan Tanah Air. Saat itu, dia masih optimis mampu memenangi peperangan dengan penyakit yang diidapnya. Dunia Terbalik menjadi sinetron terakhir yang dia bintangi. Dalam sinetron itu, dia memerankan tokoh bernama Wak Sain.

Turut bersedih atas meninggalnya Opa Henky, semoga dedikasinya di dunia seni peran Tanah Air dapat menjadi contoh bagi generasi muda, ya Millens. (Aku/MG26/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: