BerandaHits
Selasa, 28 Mar 2022 09:41

Rawan Peretasan, Google Minta Pengguna Segera Update Chrome

Ilustrasi: Update Google Chrome ke versi terbaru untuk mencegah peretasan. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Ada peretasan zero-day yang nggak biasa. Karena itu, Google meminta pengguna agar segera update chrome ke versi terbaru. Apa saja tahapan untuk melakukannya?

Inibaru.id – Google meminta pengguna untuk segera update Chrome ke versi terbaru. Hal ini disebabkan oleh versi peramban yang lama lebih rentan untuk terkena peretasan zero-day.

Google mengungkap adanya peretasan zero-day baru bernama CVE-2022-1996 yang ditemukan di jalur yang nggak seharusnya di peramban Google Chrome baik itu via Windows, MacOS, hingga Linux. Yang jadi masalah, zero-day ini mampu meretas sebelum diketahui oleh tim Google sehingga bisa jadi perbaikan yang dilakukan sudah terlambat.

Sayangnya, Google nggak memberikan detail lebih lanjut terkait teknis bagaimana update Chrome ke versi terbaru bisa memberikan perlindungan bagi 3,2 miliar penggunanya.

Mereka hanya menjelaskan kalau pembaruan ke versi 99.0.4844.84 ini bersifat darurat demi memberikan perlindungan pada ancaman keamanan yang nggak biasa.

Cara Update Google Chrome

Untuk mengupdate Google Chrome di gawai kamu, nggak sulit kok. Kamu tinggal membuka perambannya. Biasanya sih, bakal ada tulisan “Update” di pojok kanan atas. Jika menu itu kamu pilih, maka pembaruan versi Google Chrome bakal diunduh secara otomatis.

Usai pengunduhan selesai, install versi pembaruan tersebut. Setelahnya, kamu tinggal memilih menu restart browser atau hidupkan kembali untuk mengaktifkannya. Ingat, kalau nggak melakukan restart, maka versi baru Google Chrome nggak aktif dan peramban kamu bakal tetap rentan terkena serangan zero-day, Millens.

Tips Aman dari Peretasan

Selain dengan mengupdate peramban ke versi terbaru, kamu juga bisa melakukan berbagai hal ini untuk mencegah peretasan.

Tips aman dari peretasan. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

1.       Atur Lokasi, Mikrofon, serta Kamera di Perangkat Kamu

Peramban bisa melacak lokasi tempat kamu sedang menggunakan perangkat berdasarkan alamat IP. Selain lokasi, peramban juga bisa mengakses kamera serta mikrofon kamu. Meski terlihat sebagai hal yang wajar untuk terus mengaktifkan izin akses ketiganya, bisa jadi hal ini memudahkan perangkat dan data-data di dalamnya diretas, lo.

Akan jauh lebih aman jika kamu membatasi akses ke lokasi, mikrofon, serta kamera. Jadi, setiap kali peramban membutuhkannya, harus meminta izin kepadamu dulu.

Untuk menerapkan hal ini, kamu tinggal masuk ke bagian Pengaturan dan pilih di bagian Privasi/Privasi dan Keamanan. Kamu tinggal cek Layanan Lokasi dan pilihlah Tolak Tanpa Diminta atau Tanya Sebelum Mengakses.

Lakukan hal yang sama untuk Kamera dan Mikrofon. Pengaturannya ada di Privasi Anda. Pilih untuk Tanya Sebelum Mengakses, Millens.

2.       Sebaiknya Nggak Izinkan Download Otomatis

Dalam beberapa kasus, sejumlah peramban atau situs membuatmu mengunduh secara otomatis. Bisa jadi, yang terunduh itu adalah alat untuk meretas data-data di perangkatmu.

Biar aman, masuklah ke bagian Pengaturan dan klik Privasi dan Keamanan. Lalu, masuk ke bagian Pengaturan Situs dan pilih Izin. Di pilihan Download Otomatis, pilihlah ke bagian Tanya Sebelum Mengunduh.

Kamu sudah update Google Chrome ke versi terbaru belum nih, Millens? (Kat/Tem/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: